Delfano Charies, YouTuber Mualaf yang Sebelumnya Menjadi Agnostik

Delfano Chareis, YouTuber Mualaf yang Sebelumnya Menjadi Agnostik
instagram.com/delfanocharies

Seruni.id – Delfano Charies, adalah seorang Youtuber mualaf asal Semarang yang memiliki perjalanan spiritual begitu panjang. Ia harus menjemput hidayah dengan jalan yang cukup berliku. Bahkan, sebelum memeluk agam Islam, ia sempat menjadi seorang agnostik.

Delfano Chareis, YouTuber Mualaf yang Sebelumnya Menjadi Agnostik
instagram.com/delfanocharies

Bertanya-tanya Tentang Agama yang Dianutnya

2016 adalah waktu di mana dirinya pertama kali membangun kariernya menjadi seorang Youtuber. Di saat itu, pikirannya mulai dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan tentang agama yang dianutnya. Padahal, Delfano Charies dikenal sebagai seseorang yang taat pada agama sebelumnya.

Namun, ia terus dihujani dengan pertanyaan mengenai Tuhann dan agamanya. Hingga akhirnya, ia menjadi seorang agnostik. Ia pun mencoba mencari jawaban atas kebenaran dari berbagai agama yang ia ketahui, termasuk Islam.

“Ini agama banyak, tapi aku selalu yakin kebenaran itu pasti cuma satu. Enggak mungkin si A benar, si B benar, si C benar, terus semuanya benar. Buat aku bohong banget. Kebenaran sejati pasti cuma satu, yang lainnya hanya pembenaran.” Delfano Charies

Selama masa pencahariannya, Delfano Charies pun terus mempelajari agama-agama tersebut. Hingga sampai pada waktu ia memepelajari agama Islam, ia menemukan jawaban yang selama ini dipertanyakannya.

 

Membenci Islam

Padahal, sebelumnya ia adalah orang yang sangat membenci Islam. Bahkan, ia kerap kali berdebat dengan teman-teman muslimnya mengenai agama Islam yang kala itu sangat tak disukainya.

Meski ada secercah cahaya kebenaran pada Islam, ia belum juga memutuskan untuk memilih Islam sebagai keyakinannya. Delfano, justru memilih untuk mempelajari agama lainnya.

Namun, atas petunjuk Allah, ketika ia mempelajari agama selain islam, ia justru terus menemukan jalan yang mengarahkannya pada Islam. Hingga akhirnya, Delfano memutuskan untuk mempelajari Islam lebih dalam.

Setelah lama mempelajari Islam, tapi belum juga menggerakkan hatinya untuk menjadi seorang mualaf. Sebab, saat itu dia belum merasa cukup siap untuk berkomitmen dengan Islam. Pada akhirnya, ia pun kembali pada kehidupannya yang jauh dari Islam.

“Buat aku syahadat itu bukan cuma kata-kata. Tapi itu pengikraran. Di mana aku harus menerima konsekuensi dari agama aku.”  kata Delfano Charies.

Kehidupan Kelam

Jauh dari Islam, membuat ia jatuh dalam kehidupan yang kelam. Pada suatu malam di akhir tahun 2019, di mana Delfano Charies sedang melakukan maksiat, ia seolah disadarkan. Tiba-tiba hatinya berkeinginan untuk shalat.

Ia pun bergegas meminta tolong kepada temannya yang muslim untuk mengajarkanya shalat. Hingga saat menjelang subuh, ia pun memutuskan untuk menjadi seorang mualaf dan melaksanakan shalat untuk yang pertama kalinya.

“Ternyata yang bikin kita masuk islam itu bukan ilmu, bukan kekayaan bukan apapun. Tapi benar benar dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala cuman itu aja yang bikin kita masuk islam”

Perjalanannya menjemput hidayah Islam tidaklah mudah. Banyak rintangan yang harus ia lalui, barulah ia dapat memutuskan untuk bersyahadat. Namun, di balik itu semua, jalannya menjadi seorang mualaf tak lepas dari hidayah-Nya.

Sebesar apapun kebenaran yang kita dapatkan. Sekuat apapun usaha kita. Namun, jika Allah belum mengetuk hati kita untuk menerima itu semua, maka tidak akan mungkin terjadi.

Baca Juga: Maariya Aslam, Hafalkan Al-Qur’an Demi Beramal untuk Anak Suriah

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al-Baqarah 2:272)