7 Fakta Cappadocia, Tempat Wisata di Turki yang Viral di Drama Series

Fakta Cappadocia
Balon di Cappadocia (snapshot.canon-asia.com)

Seruni.id – Sudah tahu tentang sejumlah fakta Cappadocia, destinasi wisata yang berada di Turki? Kalau belum, yuk simak berikut ini.

Fakta Cappadocia
ilustrasi seorang wanita sedang menikmati pemandangan balon terbang di Cappadocia (thecheerfulwanderer.com)

Nama Cappadocia belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan, hingga hari ini pun Cappadocia menjadi trending topik di Twitter. Hal ini viral melalui drama serial ‘Layangan Putus’. Drama tersebut, menyebutkan bahwa Cappadocia sebagai destinasi wisata di Turki yang menjadi impian dari pemeran utama, Putri Marino.

Daripada kamu penasaran dan terus memperbincangkan, lebih baik cari tahu yuk apa sih Cappadocia dan seindah apa tempat tersebut? Berikut ini, Seruni telah merangkum sejumlah faktanya, yang akan menjawab rasa penasaranmu. Simak baik-baik, ya.

 

1. Terletak di Daerah Bersejarah

Fakta Cappadocia yang pertama, kota ini memang terkenal akan balon udaranya. Tak heran, jika Cappadocia menjadi salah satu destinasi wisata Turki yang paling banyak diminati. Terlebih, untuk pasangan yang baru menikah. Kota dengan pemandangan yang indah dan menakjubkan ini, terletak di daerah Anatolia Tengah, Provinsi Nevsehir, Turki.

Daerah ini, merupakan tujuan wisata yang paling populer. Bagaimana tidak, di sana banyak sekali tempat dengan ciri geologi, sejarah, serta budaya yang unik. Terletak di barat daya kota besar Kayseri, akses menuju Cappadocia dapat ditempuh dengan pesawat atau kereta api ke Ankara dan Istanbul.

 

2. Cappadocia Memiliki Arti yang Unik

Saat ini, Cappadocia begitu populer dengan topografi dunia lain dan memiliki hubungan yang kuat dengan masa lalu. Wilayah tersebut, dikenal denagn sesuatu yag lain sama sekali pada zaman kuno; kuda. Perlu kamu ketahui, bahwa Cappadocia memiliki arti yang begitu unik, yang berasal dari kata Persia ‘Katpatuka’, yang berarti Negeri Kuda yang Indah.

Berdasarkan sumber-sumber kono, mereka menyebutkan hadiah kuda dari wilayah yang dipersembahkan kepada raja-raja Asyur dan Persia kuno. Kala Cappadocia masih berada di bawah pemerintahan Perisa, kuda menjadi bagian dari pajak yang wajib dibayarkan. Hingga saat ini, para penduduk masih menghargai kuda, yang kerap menawarkan moda transportasi alternatif kepada para pengunjung yang datang.

 

3. Terdapat Formasi Batuan dan Lanskap

Fakta Cappadocia
bebatuan dan lanskap Cappadocia (galloparoundtheglobe.com)

Fakta Cappadocia berikutnya, yaitu terbentuk sejak 60 juta tahun lalu. Tepatnya, pasca terjadi serangkaian letusan gunung berapi yang melanda Anatolia Tengah. Akibat letusan tersebut, kemudian terbentuklah cerobong peri. Pemandangan yang menakjubkan dari Cappadocia, juga terbentuk dari erosi gunung berapi.

Letusan gunung berapi yang membentuk Cappadocia, kemudian menghujani seluruh wilayah. Seiring berjalannya waktu, abu tersebut mengeras menjadi tufa, yang diselimuti oleh basal. Tufa, lembut dan keropos, memudar seiring berlalunya milenium, membentuk pilar setinggi 130 kaki. Basal lebih keras dan terkikis perlahan; Oleh karena itu, ia menciptakan topi berbentuk jamur di atas setiap pilar. Hasil dari proses jutaan tahun ini adalah peri cerobong asap yang ikonik di Cappadocia.

 

4. Memiliki Kota Bawah Tanah

seorang wanita sedang menjelajahi kota dibawah tanah di Cappadocia (drprem.com)

Kota bawah tanah, tidak hanya tergambar pada dongeng semata. Namun, benar-benar ada. Salah satunya berada di Cappadocia. Ini menjadi salah satu fakta Cappadocia yang cukup menarik untuk dibhas. Dahulu, kota bawah tanah, kerap dijadikan sebagai wadah pengungsian ketika perang terjadi. Saat kamu mengunjungi kota ini, jangan lupa untuk singgah di Derinkuyu, Kaymakli, Gaziemir, dan Ozkanak. Sebab, tempat tersebut sangat menarik.

 

5. Sebagian Besar Wilayah Berpasir dan Tandus

Fakta Cappadocia yang harus kamu tahu berikutnya, yakni merupakan wilayah yang diselimuti oleh pasir dengan cuaca yang cukup tandus. Sehingga, penduduk di sana tidak dapat memanfaat lahan yang ada sebagai wadah untuk bercocok tanam. Namun uniknya, para petani sempat menggunakan kotoran merpati sebagai pupuk tanaman mereka.

 

6. Banyak Gereja Ukiran

Fakta Cappadocia
ukiran-ukiran di gereja (destinationcappadocia.com)

Cappadocia, juga populer dengan hubungan historinya yang kuat dengan abad pertengahan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya gereja-gereja batu yang tersebar luas di seluruh negeri. Jumlah gereja yang ada, hampir mencapai 600-an. Bahkan, kemungkinan masih banyak lagi yang belum ditemukan. Kapel-kapel tersebut, diukir di batu Cappadocia yang lembut oleh para biarawan di zaman kegelapan.

Beberapa di antaranya, mempertahankan lusikan dinding aslinya yang mengesankan dengan detail yang indah. Kendati demikian, lukisan-lukisan tersebut harus rusak akibat terjadinya erosi. Adapun gereja yang paling banyak dikunjungi terdapat di Goreme Open Air Museum, sedangkan yang lainnya berada di Zelve, Rose, dan Red Velley.

 

7. Situs Warisan Dunia di UNESCO

Fakta Cappadocia berikutnya yang perlu kamu tahu, yaitu merupakan salah satu warisan dunia di UNESCO. Hal ini disebabkan oleh dampak besar yang dimliki pria terhadap lanskap Cappadocia. Sehingga, ada sejumlah bagian yang termasuk warisan dunia UNESCO. Termasuk Goreme Open Air Museum, yang merupakan bagian Cappadocia yang banyak dikunjungi. Museum dan Aktepe yang berdekatan, dinyatakan sebagai situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1985 silam. Semua situs yang disebutkan, adalah tempat dengan nilai universal yang luar biasa. Sebab, memberikan bukti seni Bizantium dan merupakan rumah bagi sisa-sisa habitat manusia purba yang berasal dari abad ke-4.

Baca Juga:

15 Makanan Khas Turki Yang Wajib Anda Coba

Pengalaman Berharga yang Dirasakan Dewi Sandra Ketika Berkunjung ke Turki

Demikianlah sejumlah fakta Cappadocia yang belum banyak diketahui. Apakah setelah membaca artikel ini, kamu tertarik untuk mengunjungi tempat tersebut?