Gejala Alergi Susu pada Orang Dewasa dan Cara Mengatasinya

Gejala Alergi Susu pada Orang Dewasa dan Cara Mengatasinya
parenting.orami.co.id

Seruni.id – Alergi susu biasanya terjadi karena respons abnormal sistem kekebalan tubuh setelah mengonsumsi susi maupun produk olahan lainnya. Meski sering terjadi pada anak-anak, namun kondisi ini juga bisa muncul pada orang dewasa, loh. Apa penyebabnya? Cari tahu fakta selengkapnya di bawah ini, yuk!

Gejala Alergi Susu pada Orang Dewasa dan Cara Mengatasinya
sehatq.com

Mengapa Alergi Susu Bisa Terjadi?

Hal ini dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menganggap adanya zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Apabila kondisi ini terjadi, maka sel darah putih akan membentuk antibody atau lebih dikenal dengan antihistamin, untuk melawan zat asing tersebut, dan kemudian muncul gejala alergi.

Alergi yang muncul di antaranya berupa gatal-gatal, batuk, menggigil, sesak napas, bengkak pada area bibir, lidah, atau amandel. Beberapa hari kemudian alergi tersebut bisa menyebabkan diare, muntah, ruam kulit, mata berair, pilek, eksim, kram perut, serta ruam gatal di sekitaran mulut. Pada kasus yang parah, alergi susu menyebabkan syok anafilaksis, ditandai dengan wajah memerah, gatal pada sekujur tubuh, sesak napas, hingga turunnya tekanan darah.

Cara Mengatasi Alergi Susu

Apakah kamu merasakan beberapa gejala tersebut setelah mengonsumsi susu atau olahan lainnya? Jika iya, maka segeralah berbicara pada dokter untuk mendapatkan diagnosis. Biasanya kondisi seperti ini akan didiagnosa melalui pemeriksaan fisik, tes darah, serta tes kulit. Setelah diagnosis ditetapkan, ini penanganan alergi susu saat dewasa yang bisa dilakukan:

• Hindari mengonsumsi susu dan produk olahannya (seperti susu sapi asli, mentega, suplemen whey, yoghurt, puding, es krim, dan keju). Kamu juga perlu menanyakan dokter terkait makanan atau minuman apa saja yang baik untuk dikonsumsi.

• Konsumsi obat, seperti obat antihistamin. Obat ini berguna untuk meredakan gejala dari reaksi alergi dan mengurangi ketidaknyamanan saat muncul gejala.

• Suntik adrenalin jika mengalami syok anafilaksis. Pada kasus yang lebih parah, pengidap alergi susu dengan syok anafilaksis perlu menjalani perawatan di rumah sakit untuk berjaga-jaga jika terjadi reaksi alergi susulan.

Jika tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, alergi susu dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Di antaranya berupa rinitis alergi (peradangan rongga hidung akibat paparan zat alergen) dan alergi makanan lain.

Maka itu, kamu dianjurkan untuk segera bicara pada dokter jika muncul reaksi alergi setelah minum susu atau produk olahannya. Tujuannya untuk memastikan gejala yang muncul disebabkan karena alergi susu. Alergi susu terjadi karena sistem kekebalan tubuh menganggap zat yang terkandung di dalam susu dan produk olahannya sebagai zat asing.

Baca Juga: 9 Manfaat Susu Kunyit Khas India

Jadi, itulah beberapa penyebab alergi akibat susu pada orang dewasa. Jika kamu memiliki keluhan alergi susu, jangan ragu berbicara dengan dokter yang terpercaya untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.