7 Penyebab Penyakit Jantung di Usia Muda

  • Bagikan
7 Penyebab Penyakit Jantung di Usia Muda
sahayata.onreder.com

Seruni.id – Banyak anak muda yang sering mengabaikan penyakit jantung. Sebab, mereka menganggap dirinya masih terlalu muda untuk dapat menderita penyakit ini. Padahal, seharusnya penyakit jantung bisa diwaspadai atau mengantisipasinya sedini mungkin.

7 Penyebab Penyakit Jantung di Usia Muda
halodoc.com

Penyakit yang ditandai dengan gangguan pada jantung, seperti gangguan pada irama jantung, katup jantung, pembuluh darah, yang dapat disebabkan karena kebiasaan maupun bawaan sejak lahir. Adapun gejalanya seperti nyeri di bagian dada, sesak napas, mual, muntal, nyeri pada bagian tubuh atas, serta gejala lainnya.

Umumnya, penyakit ini menyerang orang yang sudah lanjut usia. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan anak mudah juga bisa terserang. Sebagaimana surveri yang dilakukan pada 2013, didapatkan fakat bahwa terjadi peningkatan jumlah pasien dengan penyakit jantung pada usia di bawah 45 tahun. Lalu, apa sih penyebab penyakit jantung di usia muda?

1. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan kondisi serius, terlebih jika terjadi sejak dini. Kondisi ini kerap tak terdeteksi karena tidak menimbulkan gejala. Tekanan darah tinggi dapat diturunkan dari keluarga. Perubahan gaya hidup dapat membantu mengendalikan tekanan darah tinggi. Contohnya dengan menjaga berat badan tetap ideal, meningkatkan aktivitas fisik, membatasi konsumsi garam, dan lainnya.

2. Kelebihan Berat Badan

Mereka yang memiliki berat badan berlebihan atau obesitas, jantungnya dipaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah. Kemudian hal tersebut memicu peningkatan aliran darah. Akibatnya, tubuh menjadi hipertensi, yang menjadi pemicu masalah dalam penyakit jantung.

3. Riwayat Penyakit Jantung pada Keluarga

Penyebab penyakit jantung di usia muda, bisa disebabkan oleh riwayat anggota keluarga yang memang memiliki penyakit juga. Tak heran kalau anggota keluarga lainnya juga berisiko mengalami hal serupa. Namun, tidak perlu khawatir berlebihan.

Sebab, risiko ini bisa diminimalisir dengan menerapkan gaya hidup yang sehat; seperti rutin berolahraga dan menjaga pola makan. Dan yang terpenting, segera hubungi dokter. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit untuk mendapatkan solusi yang tepat.

4. Kurang Bergerak

Melansir dari Kompas, gangguan jantung di usia muda bisa dipicu karena perubahan gaya hidup selama beberapa decade terakhir. Di mana, sekarang terjadi perubahan dalam keseharian orang, salah satunya adalah kurang bergerak. Peningkatan intesitas interaksi orang lewat gadget secara dramatis akhirnya memengaruhi seberapa banyak tubuh bergerak.

Bahkan pekerjaan lebih banyak duduk dan membutuhkan lebih sedikit aktivitas fisik daripada dekade sebelumnya. Faktanya, banyak perubahan yang terjadi selama beberapa tahun terakhir, sehingga beberapa ahli tidak terkejut dengan fakta bahwa serangan jantung meningkat pada kaum muda.

5. Kolesterol Tinggi

Penyebab penyakit jantung berikutnya adalah kolesterol yang tinggi. Di mana kolesterol yang tinggi dapat memicu terbentuknya plak pada pembuluh darah arteri, sehingga mengalami penyempitan dan berisiko mengalami penyakit jentung. Proses penyakit ini disebut sebagai aterosklerosis. Hal ini dapat timbul saat usia muda, tak harus menunggu dewasa. Kandungan kolesterol dapat kita temukan pada makanan yang bersumber dari hewan. Contohnya, daging, telur, produk susu, dan makanan yang tinggi akan lemak jenuh.

Sejumlah kasus, kolesterol tinggi merupakan faktor keturunan. Faktor risiko lainnya adalah obesitas, tekanan darah tinggi, dan kebiasaan merokok. Nah, untuk menjaga kadar kolesterol stabil, maka jangan malas berolahraga. Setidaknya 30-60 menit beberapa hari dalam satu minggu. Selain itu, konsumsilah makanan yang rendah lemak, kendalikan berat badan, gula darah, dan tekanan darah tinggi. Apabila semua berhasil kamu lakukan, maka risiko berkembangnya plak pada pembuluh darah arteri pun dapat berkurang.

6. Penyakit Autoimun

Autoimun dapat memicu terjadinya peradangan pada pembuluh darah termasuk pembuluh darah yang ada pada jantung. Peradangan di sekitar pembuluh darah ini kemudian berdampak pada terganggunya fungsi otot jantung dalam aktivitas memompa darah atau yang kemudian dapat dusebut sebagai gagal jantung.

7. Struktur Jantung Abnormal

Sebagian orang terlahir dengan struktur jantung yang abnormal. Hal ini berdampak pada terganggunya fungsi jantung yang tidak dapat menjalankan berbagai tugasnya dengan optimal, sehingga memunculkan sejumlah masalah kesehatan. Orang yang terlahir dengan jantung abnormal ini juga dapat memiliki gejala seperti pasien dengan penyakit jantung seperti ritme denyut jantung yang tidak normal, nyeri di bagian dada, sesak napas, dan sebagainya.

Baca Juga: 6 Tanda Covid-19 Menyebar ke Jantung

Nah, sekarang kamu sudah tahu apa saja pemicu terjadinya penyakit jantung di usia muda? Sekarang yang perlu kamu lakukan adalah menghindari faktor penyebabnya. Jika perlu, segeralah konsultasikan dengan dokter, agar mendapatkan penanganan serta pencegahan sejak dini.

  • Bagikan
seruni.id