Hati-hati, Ini 7 Tanda Pernikahan Toxic!

  • Bagikan
Hati-hati, Ini 7 Tanda Pernikahan Toxic!
parenting.co.id

Seruni.id – Ada beberapa hal yang menjadi tanda pernikahan toxic. Bukan hanya ditandai dengan adanya perselisihan saja, tapi lebih dari itu. Untuk tahu lebih lanjut, mari simak berikut ini.

Hati-hati, Ini 7 Tanda Pernikahan Toxic!
enervon.co.id

Setiap pasangan tentunya berharap hubungan pernikahannya dapat berjalan dengan baik. Bisa saling berbagi dalam suka maupun duka, saling mendukung, dan saling mengasihi satu sama lain. Namun, hubungan pernikahan memang tidak semulus dengan yang dibayangkan, banyak tantangan yang harus dilalui bersama. Terjadi perselisihan adalah hal yang wajar. Sebab, pernikahan memang menyatukan dua individu yang berbeda.

Namun, jika dalam pernikahan, kamu tidak merasa bahagia justru tertekan, bisa jadi hubungan pernikahanmu menjadi toxic atau toxic marriage. Apa itu pernikahan toxic? Melansir dari laman Orami, Dr. Lillian Glass, seorang ahli komunikasi dan psikologi yang berbasih di California sekaligus penulis ‘Toxic People’ mengatakan, bahwa toxic marriage adalah hubungan antar pasangan yang tidak saling mendukung.

Selain itu, ketika ada konflik, salah satu pasangan berusaha merusak kebahagiaan pasangan lainnya. Ditambah lagi, adanya persaingan, rasa saling tidak menghormati, dan kurangnya kekompakkan. Sayangnya, banyak pasangan yang tidak menyadari akan hal ini. Meski demikian, bukan berarti kamu tidak dapat membedakannya atau melihat tanda pernikahan toxic tersebut. Berikut ada beberapa tanda bahwa kamu terjebak dalam pernikahan toxic:

1. Pasangan Terlalu Kritis

Memiliki pasangan yang berpikiran kritis, seharusnya bisa menjadikan dirimu lebih baik. Namun, apabila pasangan selalu mengkritisi dengan tegas apapun yang kamu lakukan dan sifatnya menjatuhkan, hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda pernikahan toxic. Apalagi jika pasangan terlalu mengkritisi hingga kamu kehilangan kepercayaan diri dan sulit membuka diri untuk orang lain.

2. Terlalu Dominan dan Mengontrol

Kalau pasangan terlalu dominan, bisa saja membuatmu tidak nyaman, apalagi dalam menggutarakan hal yang kamu inginkan. Terlebih, jika pasangan terlalu mengontrol hidupmu. Ia akan mengatur segalanya, karena itu berasal dari kecemasan yang ada di dalam dirinya. Segalanya akan ia kontrol, mulai dari penampilan, aktivitas, pergaulanmu, dan lainnya.

3. Membuatmu Kehilangan Self-Esteem

Tanda pernikahan toxic berikutnya, pasangan tidak akan memberikan motivasi emosional. Tanpa kamu sadari, pasanganmu justru mengeluarkan pernyataan atau menjukkan sikap yang merendahkanmu. Kritik yang terlalu tajam dan kurangnya apresiasi akan membuatmu perlahan-lahan kehilangan self-esteem.

4. Tidak Pernah Ada Solusi

Adalah hal yang wajar jika terjadi masalah dalam sebuah pernikahan. Setiap permasalahan yang dihadapi seharusnya dapat diselesaikan dengan baik. Namun, apabila permasalahan yang hadir tidak pernah menemui solusi, bisa jadi pernikahanmu mulai menjadi toxic. Ia tidak pernah mendengarkan apapun yang kamu katakan dan kamu selalu memendam karena takut masalah semakin besar.

5. Adanya Cinta yang Bersyarat

Pasangan yang baik seharusnya dapat menerima dan mencintaimu dengan setulus hati, tanpa syarat apapun. Namun, dalam pernikahan toxic, biasanya pasangan hanya akan menerima dan mencitaimu dengan syarat. Seperti, ia akan mencintaimu jika kamu cantik atau tampan, mengikuti semua perkataannya, dan hal lain yang membuat dirimu terjebak dalam ikatan pernikahan toxic.

6. Ada Rasa Ketidakpastian yang Besar

Pasanganmu tidak dapat diprediksi. Apalagi ketika ada suatu kejadian yang membuatnya kesal, ia bisa saja langsung marah dan menyalahkanmu tanpa alasan yang jelas. Emosinya yang meledak-ledak membuatmu merasa tidak aman dan membuatmu merasa takut ketika berhadapan dengannya.

7. Tidak Merasa Bahagia dalam Pernikahan

Tanda pernikahan toxic ini diketahui dengan kamu yang tidak ingat kapan terakhir kali merasa begitu bahagia setelah menikah. Selain itu, perasaan tidak bahagia ini terus muncul sekalipun hubungan dengan pasangan baik-baik saja dan pasangan masih menjadi suami yang selalu ada ketika kamu membutuhkannya. Keinginan untuk melukai pasangan atau mempertimbangkan kembali pernikahan ini selalu muncul dalam hati maupun pikiranmu.

Baca Juga: 8 Tips Agar Pernikahan Hasil Perjodohan Bahagia dan Rukun

Itulah tanda pernikahan toxic yang harus kamu waspadai. Apakah kamu mengalami tanda-tanda di atas? Jika iya, mungkin kamu perlu membicarakan ini dengan pasangan, jangan sungkan untuk mengutarakan apa yang mengusik pikiranmu saat ini. Namun, apabila belum berhasil, kamu bisa mendatangi pakar hubungan hingga psikolog untuk mencari solusi terbaik bagi hubungan rumah tanggamu. Semoga bermanfaat!

  • Bagikan
seruni.id