Mengenal Silent Treatment dan Dampaknya pada Sebuah Hubungan

Mengenal Silent Treatment dan Dampaknya pada Sebuah Hubungan
lovelypanky.com

Seruni.id – Setiap pasangan pasti pernah dihadapkan dengan sebuah masalah. Mereka tentu punya cara tersendiri untuk mengatasinya, hingga hubungan kembali baik. Namun, ada pula yang justru mengabaikannya alias silent treatment. Hati-hati, jika terus-menerus melakukan silent treatment, maka bukan tidak mungkin hubungan akan rusak. Untuk memahami lebih lanjut apa yang disebut dengan silent treatment serta dampaknya, berikut Seruni telah merangkumnya untukmu.

"Mengenal

 

Mengenal Silent Treatment

Silent treatment adalah sebuah sikap acuh atau mengabaikan pasangan. Biasanya silent treatment terjadi setelah sebelumnya keduanya beradu argumen yang intens. Umumnya, target dari perilaku tersebut, sering kali tidak menyadari konflik yang terjadi, karena pihak lainnya belum mengomunikasikan dan hanya diam saja. Sebenarnya, perilaku ini tidak hanya terbatas pada hubungan antara wanita dan pria saja, tapi bisa juga terjadi antara orangtua dan anak, teman, maupun rekan kerja. Bisa dikatakan, silent treatment adalah suatu bentuk penolakan untuk berkomunikasi secara verbal dengan orang lain.

 

Alasan Seseorang Melakukan Silent Treatment

Sebenarnya, ada beberapa alasan yang mendasari seseorang untuk melakukan tindakan silent treatment ini. Di antaranya adalah:

 

Menghidari Konflik

Ketika dihadapkan dengan sebuah masalah, biasanya kita akan menghadapi dan mencoba menyelesaikannya. Namun, tidak dengan mereka yang melakukan silent treatment. Dalam beberapa kasus, seseorang akan tetap diam dalam percakapan karena mereka tidak tahu harus berkata apa atau bisa juga karena ingin menghindari konflik. Padahal, cara ini tidak sepenuhnya dibenarkan, ya.

 

Cara Berkomunikasi

Seseorang bisa menggunakan tindakan ini jika mereka tidak paham bagaimana caranya mengekspresikan perasaan mereka, tetapi di sisi lain, mereka ingin pasangannya tahu bahwa mereka sangat kesal.

 

Hukuman

Jika seseorang mengambil sikap silent treatment untuk menghukum seseorang atau melakukan kontrol kekuasaan atas mereka, bisa kita katakan bahwa ini merupakan bentuk pelecehan emosional.

 

Dampak Silent Treatment

Setiap sikap dan tindakan yang kita ambil, pasti memiliki dampak di kemudian hari. Begitupun ketika kita melakukan sikap silent treatment. Umumnya, hal ini dilakukan ketika seseorang enggan menghadapi konflik dengan orang lain, terutama dengan pasangan.

Namun, terkadang sikap yang demikian, juga bisa menjadi bentuk pelecehan emosional serta manipulasi, loh. Sebab, biasanya, si pelaku akan sengaja bersikap dingin dengan tujuan menghukum dan berharap orang yang mereka abaikan akan mengerti dan meminta maaf. Ini juga merupakan salah satu bentuk perilaku pasif-agresif untuk mengontrol seseorang.

Seseorang yang mendapatkan perlaukan demikian, biasanya adakan merasakan beberapa dampak. Mulai dari kebingunan, ketakutan, ada perasaan marah, ditolak, dan dikucilkan. Bahkan, mereka juga akan merasa tidak dihormati, dicintai, dihargai, merasa putus asa, rendah, diri, hingga frustrasi. Jika tindakan tersebut terjadi berulang kali, bukan tidak mungkin akan memperparah dampaknya.

Sebuah penelitian sendiri menyatakan, bahwa perlakukan acuh yang terjadi dalam hubungan cenderung menimbulkan perselisihan, karena tidak memiliki kesempatan untuk mambahas dan menyelesaikan setiap konflik yang ada. Masalah yang terus menumpuk dan berlarut-larut akhirnya akan menjadikan hubungan tersebut menjadi toxic atau tidak nyaman untuk kedua belah pihak, kurangnya keintiman, adanya komunikasi yang buruk, bahkan kemudian akan berakhir dengan perpisahan. Hal ini juga dapat berujung dengan ghosting.

 

Cara Mengahdapi Perlakuan Silent Treatment

Dalam menghadapi perlakukan yang mengabaikan, dibutuhkan kesabaran yang luas. Bahkan, kadang kamu perlu mengalah sejenak untuk menurunkan ego agar dapat mencegah dampak buruk yang akan terjadi. Berikut ada sejumlah tips yang mungkin dapat membantumu untuk menangani silent treatment.

 

1. Melakukan Pendekatan Secara Baik-baik

Langkah untuk menghadapi silent treatment yang pertama adalah dengan melakukan pendekatan secara baik-baik. Katakan padanya bahwa kamu memperhatikan perlakukannya yang acuh. Tanyakan pula apa alasannya hingga mereka bersikap demikian. Jika masih juga mengabaikan, cobalah berikan ia waktu untuk dapat mengendalikan dirinya sendiri. Lalu, aturlah waktu untuk mendiskusikan masalah yang terjadi, apabila mereka sudah merasa tenang.

 

2. Ungkapkan Secara Jujur

Cobalah ungkapkan perasaanmu dengan jujur tentang apa yang kamu rasakan ketika mendapatkan perlakukan silent treatment. Jelaskan bahwa sikapnya yang seperti ini bukanlah solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik. Hal ini justru membuatmu frustrasi, kesepian, dan melukai perasaanmu.

 

3. Bersikap Tenang

Sikap acuh yang pasangan lakukan terhadapmu, memang bisa memicu perasaan marah. Namun, ada baiknya kamu tidak terbawa emosi. Cobalah untuk tetap bersikap tenang agar tidak memperburuk situasi. Meski masalah yang terjadi tidak sepenuhnya salahmu, cobalah mengalah dan menurunkan ego sejenak. Minta maaflah secara tulus dan katakan padanya bahwa kamu tidak akan mengulanginya kembali.

Namun, jika hal terjadi berulang kali dan membuatmu merasa rendah diri, cobalah mengevaluasi lagi apakah hubungan yang sedang kamu jalani memang layak dipertahankan. Jika sikap acuh yang kamu peroleh dari rekan kerja di kantor, kamu bisa mencoba bersikap profesional atau mencoba berbicara ke manajer terkait hal tersebut.

 

4. Fokus pada Diri Sendiri

Langkah terbaik menghadapi pasangan yang mengabaikan konflik tidak cukup dengan bersikap tenang. Tapi, cobalah untuk fokus pada diri sendiri. Luangkan waktu yang akan membuatmu lebih nyaman dan tenang dengan melakukan hal-hal yang positif. Mulai dari menjalani hobi, olahraga, atau bersosialisasi dengan keluarga atau temanmu.

 

5. Menghindari Asumsi Secara Berlebihan

Ada banyak alasan mengapa pasanganmu mengambil sikap acuh. Jadi, hindarilah berasumsi secara berlebihan. Jika kamu sok tahu, hal ini hanya akan membuat kontraproduktif terhadap sudut pandang mereka. Asumsi berlebihan dan rasa sok tahu, kemudian akan menyebabkan pembelaan diri, kemarahan, bahkan keheningan yang berkepanjangan.

Baca Juga: 5 Cara Mengasah Komunikasi di Dalam Pernikahan

Jadi, itulah pengertian silent treatment dan juga dampak buruknya, yang jika terus menerus terjadi, maka akan merusak hubungan kalian. Semoga bermanfaat, ya.