Apakah Meminta Diskon Sama Saja dengan Mengemis?

google.com

Seruni.id – Dalam dunia dagang, kita pasti sering mendengar kata ‘diskon’ atau potongan harga yang diberikan oleh si penjual. Dalam beberapa kasus, diskon sering membuat orang rela berlama-lama mengantri demi mendapatkan potongan harga tersebut. Namun, terkadang banyak kita temukan orang yang memaksa untuk mendapatkan harga paling rendah dari harga yang ditentukan. Bagaimana Islam memandang hal ini? Apakah ini termasuk ke dalam mengemis?

Hasil gambar untuk potongan harga
akutansi-usd.blogspot.com

Dalam Islam, kegiatan tawar-menawar atau meminta diskon tidaklah sama dengan mengemis. Pasalnya, mengemis merupakan perbuatan murni meminta-minta tanpa ada yang dikerjakan terlebih dulu. Atau tanpa ada niatan membeli dan mengganti biaya produksi suatu barang.

[read more]

 

Dan di dalam beberapa riwayat telah memberikan konsekuensi bolehnya melakukan tawar-menawar dalam Islam. Dari Ibnu Umar, ia berkata, Nabi shallalahu’alaihi wa sallam bersabda,

“Janganlah seseorang menjual di atas jualan saudaranya. Jangan pula seseorang khitbah (melamar) di atas khitbah seudaranya kecuali ia mendapatkan izin akan hal itu.” (HR. Muslim no 1412).

Dari Ibnu Umar, ia berkata bahwasanya Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda,

“Janganlah seseorang diantara kalian menjual di atas jualan saudaranya.” (HR. Al-Bukhari no 2139).

Dua hadist di atas telah menjelaskan, bahwa kita tidak diperbolehkan membali dagangan yang sudah atau sedang ditawar orang lain, sampai ia menyelesaikan proses tersebut. Maka, menawar dalam Islam itu diperbolehkan dan berbeda dengan mengemis atau meminta-minta, sebab mengemis merupakan hal yang sangat dilarang dalam Islam.

Jadi kesimpulannya, meminta diskon bukan perbuatan mengemis atau meminta-minta karena hal ini merupakan kegiatan-tawar menawar yang diperbolehkan. Namun, ketika meminta potongan harga, jangan sampai membuat pihak penjual merasa dirugikan, ya.

Oleh karena itu, jika memang ada toko lain yang menjual barang dengan harga yang lebih murah, maka lebih baik beli lah ke toko tersebut dan hindari menawar dengan cara memaksa. Namun jika tidak ada, maka boleh menawar dengan bijaksana. Jangan sampai membuat penjual rugi atau mengacam dengan nada yang tinggi. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil , kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku degan suka sama suka diantara kamu.” (Q.S An-Nisa: 29)

[/read]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.