Sehat  

Mengenal 4 Bahaya Langsung Tidur Setelah Sahur dan Tips Menghindarinya

Mengenal 4 Bahaya Langsung Tidur Setelah Sahur dan Tips Menghindarinya
halodoc.com

Seruni.id – Siapa di sini yang punya kebiasaan langsung tidur setelah sahur? Memang sih, setelah makan sahur, sering sekali menyebabkan rasa kantuk yang sulit ditahan. Hal ini terjadi lantaran pola tidur kita yang berubah dan masih butuh penyesuaian.

Waktu sahur biasanya dimulai pada dini hari hingga waktu subuh tiba. Menyantap makan sahur sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam menjalankan ibadah puasa. Sebab, di dalam sahur terdapat keberkahan yang sayang untuk dilewatkan.

Namun, yang menjadi masalah adalah rasa kantuk yang datang setelahnya. Sebenarnya, selain pola tidur yang berubah, ada sejumlah hal lainnya yang menjadi pemicu munculnya rasa kantuk tersebut, loh. Di anataranya:

  • Jenis dan ukuran makanan yang dikonsumsi.
  • Gula darah tinggi.
  • Gaya hidup tidak aktif.
  • Pola tidur yang buruk.
  • Atau akibat mengonsumsi akohol.

Sehingga, saat santap sahur sebaiknya kamu tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan protein. Sebab, keduanya bisa menimbulkan rasa mengantuk lebih cepat.

Perlu diingat, jangan sampai setelah selesai makan sahur, kamu melanjutkan tidur, ya. Karena kebiasaan buruk dari berbaring atau tidur setelah makan dapat menimbulkan beragam masalah kesehatan yang serius jika terus dilakukan. Berikut dampak buruk yang akan terjadi pada tubuh jika tidak merubah kebiasaan tersebut.

 

1. GERD

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan sebuah masalah pencernaan yang terjadi akibat naiknya asam lambung. Banyak hal yang bisa memicu munculnya GERD, salah satunya adalah langsung tidur setelah sahur.

Jika setelah makan sahur kamu langsung memposisikan tubuhmu dalam keadaan berbaring atau tiduran, ini bisa membuat makanan yang sedang dicerna oleh lambung akan berbalik ke esofagus (kerongkongan). Alhasil, tubuh akan merasa mual, nyeri dada, serta tenggorokan terasa tidak nyaman.

2. Berat Badan Bertambah

Langsung tidur setelah sahur, ternyata sangat berpengaruh terhadap kenaikan berat badan, loh. Apalagi, jika selama bulan puasa, kamu lebih banyak mengonsumsi karbo tanpa banyak melakukan aktivitas fisik. Sehingga tak perlu heran jika berat badan akan semakin bertambah.

Pada dasarnya asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh digunakan sebagai sumber energi, namun ketika energi yang dikeluarkan atau dibakar tidak sebanding dengan jumlah asupan yang masuk ke dalam tubuh, maka sisa cadangan kalori tersebut akan menumpuk di dalam tubuh menjadi jaringan lemak yang kemudian membuat berat badan naik.

3. Diabetes

Efek dari bertambahnya berat badan akibat kebiasaan langsung tidur setelah sahur, rupanya juga bisa memicu diabetes. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika jumlah kalori yang masuk tidak digunakan secara maksimal, maka akan menumpuk menjadi lemak. Nah, apabila lemak tersebut dibiarkan terus menumpuk karena kebiasaan buruk, lama kelamaan akan menyebabkan resistensi insulin yang menjadi dasar risiko penyakit diabetes.

4. Stroke

Siapa sangka, kebiasaan langsung tidur setelah sahur juga bisa memicu risiko terjadinya penyakit stroke. Ini terjadi karena sistem pencernaan akan sulit mencerna makanan, sehingga membutuhkan asupan darah yang lebih banyak demi memperlancar kerjanya.

Suplai darah yang terkonsentrasi menuju perut dapat membuat otak kekurangan oksigen, dan jika kebiasaan buruk ini terus dilakukan dalam jangka panjang maka dapat menyebabkan terjadinya stroke.

Menurut seorang ahli gizi dari Universitas Ioannina di Yunani mengatakan, ketika selesai makan baiknya jangan langsung tidur, tunggu terlebih dahulu setidaknya satu jam untuk mengurangi sekitar dua pertiga terjadinya risiko stroke. Dan jika kamu tetap menunggu untuk setiap 20 menit selanjutnya, risiko stroke akan kembali turun 10% sampai makanan tercerna sempurna.

Baca Juga: Sikat Gigi Saat Puasa, Bolehkah atau Tidak?

Daripada kamu melanjutkan tidur setelah sahur, lebih baik isi waktu tersebut dengan kegiatan yang bermanfaat. Seperti memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, membersihkan rumah, atau melakukan olahraga ringan yang bisa membuat tubuh menjadi lebih segar.

Selain itu, di bulan Ramadan ini, pastikan kalian bisa mengatur pola tidur dengan baik, menghindari begadang, mengonsumsi makanan sehat, serta memperbanyak minum air putih di waktu sahur maupun berbuka.