Biar Cepat Laris, Ini 10 Tips Berjualan di Instagram

Biar Cepat Laris, Ini 10 Tips Berjualan di Instagram
alona.co.id

Seruni.id – Pengguna media sosial seperti Instagram kini sudah banyak sekali. Mulai dari kalangan artis hingga orang biasa pun turut berselancar di sana. Instagram biasanya dimanfaatkan banyak orang untuk mengabadikan momen mereka. Tapi sebagiannya lagi, ada pula yang memanfaatkannya sebagai tempat untuk meraih pundi-pundi rupiah. Sebab, media sosial ini memang cukup menjanjikan untuk menjadi lapak jual beli lantaran penggunannya yang tiap hari makin betambah.

Biar Cepat Laris, Ini 10 Tips Berjualan di Instagram
google.com

Jika melihat dari kisah sukses berjualan di Instagram yang sudah diceritakan orang-orang, memang kelihatannya sangat mudah. Padahal, belum tentu, loh. Karena setidaknya kita mesti tahu bagaimana cara berjualan di Instagram agar cepat laris. Untuk itu bagi kalian yang ingin merintis usaha di media sosial, khususnya Instagram, berikut Seruni berikan tipsnya yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Menyiapkan Akun yang Dikhususkan untuk Berjualan

Sebetulnya membuat akun Instagram untuk jualan sama saja dengan membuat akun pribadi. Hanya saja, jika ingin terlihat profesional, kamu bisa membuat akun Instagram bisnis. Tujuannya, agar nanti akun ini bisa kamu iklankan atau promosikan melalui Instagram Ads.

Agar akun jualanmu mudah dijangkau, maka buatlah username yang mengandung keyword alias kata kunci di dalamnya. Misalnya, kalau mau bikin Instagram jualan baju, maka username nanti mesti ada kata bajunya, contoh @bajutiduranak. Username seperti ini cenderung lebih mudah ditemukan dalam pencarian. Kalau masih bingung, cari kata kunci yang tepat, kamu bisa melakukan riset kecil dengan mengetik barang yang kamu jual di kolom search Google.

2. Tentukan Audience

Sebelum melakukan promosi di Instagram, hal berikutnya yang mesti dilakukan adalah menentukan target audience. Pahamilah orang-orang seperti apa saja yang kemungkinan membutuhkan solusi yang akan kalian tawarkan nantinya. Dari sini, kalian bisa menentukan brand voice hingga konten yang sesuai.

Mengubah folloerws menjadi pembeli atau bahkan menjadi pelanggan akan lebih mudah Jumlah audience seperti ini memang sangat kecil. Akan tetapi sebagai permulaan itu sudah cukup baik. Jika jenis produk yang kalian miliki bertambah banyak, barulah kalian bisa mengembangkan target audience ini dan cara jualan online di Instagram yang akan diterapkan nanti.

3. Mulai Promosi

Langkah berikutnya adalah melakukan promosi dengan mengupload foto-foto produk jualnmu. Setidaknya untuk tahap awal, kamu bisa mengunggah 30 foto. Tapi jangan sembarangan mengupload, ya. Sebaiknya perhatikan tentang kejelasan dari gambar agar tidak menimpulkan presepsi yang beragam. Selain jelas produk yang ditampilkan pun harus detail dan pencahayaan dari foto harus diatur.

Hal yang menjadi perhatian selanjutnya adalah caption atau keterangan foto. Tampilkanlah keterangan yang memuat segala informasi tentang produk tersebut. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan kata-kata promosi yang menarik secara singkat, jelas, dan padat.

4. Buatlah Hastag yang Relevan

Penggunaan tagar merupakan salah satu cara berjualan di Instagram yang bisa membuat pelanggan mudah menemukan produk yang mereka inginkan. Makanya, kamu mesti buat tagar yang sesuai agar produkmu bisa lebih mudah ditemukan di laman explore. Biasanya, tagar juga bisa menambah likes pada unggahan, loh. Meski begitu, sangat tidak disarankan untuk mamakai banyak tagar, ya, karena khawatir justru dianggap sebagai spam.

5. Unggah Testimoni dari Pelanggan

Testimoni sangat penting sekali, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan calon konsumen pada produk yang kamu jual. Biasanya testimoni tersebut didapat dari komunikasi Anda lewat SMS, BBM, Whats’app, Pesan Masuk di Instagram dan lain sebagainya. Kamu bisa melakukan screen shoot testimoni tersebut dan menguploadnya di Instagram.

Namun, ketika kamu hendak menguploadnya jangan lupa untuk menyamarkan nomor, nama ataupun percakapan lain yang tidak seharusnya dipajang. Hal ini untuk menjaga privasi dari konsumenmu. Selain mengupload testimoni, bisa pula dengan memajang resi pengiriman atau ketika barang sudah dipacking dan mau untuk dikirimkan. Cara tersebut juga bisa mengundang kepercayaan dari calon konsumen. Bisa jadi setelah itu banyak orang yang ingin membeli produk jualanmu.

6. Lakukan Endorse dan Paid Promote

Maraknya pengguna Instargam dari mulai kalangan artis, pejabat, hingga tokoh lokal menjadikan kesempatan emas bagi pelaku usaha bisnis untuk bekerja sama dengan mereka. Karena banyaknya followers mereka, membuka kesempatan bagi penjual untuk melakukan endorse ataupun paid promote. Cara tersebut merupakan salah satu langkah untuk bisa menambah followers pada akunmu. Selain itu juga bisa membuat akun jualanmu dilirik oleh orang-orang sehingga mereka tertarik untuk membeli produk.

Untuk meghubungi para selebgram atau akun yang memiliki jumlah followers banya tersbeut tergolong mudah. Karena biasanya mereka akan memasang nomor kontak di profil akun mereka. Harga yang dikeluarkan biasanya bergantung pada jumlah, jenis, dan banyaknya followers. Sehingga siapapun bisa melakukan hal tersebut sesuai dengan budget yang dimilikinya.

7. Sesekali Adakan Giveaway

Sebenarnya, metode ini hampir sama dengan sama dengan diskon. Hanya saja kamu bisa mengambil keuntungan lebih dengan membuat giveaway. Misalnya, kamu bisa meminta mereka untuk mengikuti akunmu dan membagikannya ke media sosialnya. Jadi, secara tidak langsung online shop-mu akan lebih dikenal banyak orang tanpa perlu kamu promosikan lagi.

8. Pelajari Tentang Instagram Ads

Kini beriklan di Instagram semakin mudah, tak mesti lewat Facebook Ads lagi. Kamu hanya perlu memilih unggahan yang menarik dan kemudian promosikan langsung pakai akun Instagram bisnismu. Kalau kamu bingung mengatur audiens, Instagram Ads memberikan fitur pengaturan target otomatis, loh. Jadi, tinggal klik saja maka iklan bisa langsung berjalan. Tak perlu khawatir mengenai pembayaran, semua bisa kamu kontrol melalui akun Instagram-mu. Umumnya, tagihan pembayaran akan diminta setelah iklan selesai atau bahkan ada yang di akhir bulan.

9. Lakukan Teknik Soft Selling

Akun Instagrammu memang dikhususkan untuk berjualan. Tetapi cobalah seskali untuk membangun kedekatan dengan konsumen. Caranya bisa dengan menggunakan teknik soft selling. Yaitu mengupload photo yang berisikan quote ataupun hal lainnya yang bisa berinteraksi dengan para followers.

Walaupun terkesan tidak bejualan sebenarnya cara tersebut merupakan soft selling yang bisa membangun kedekatan dengan konsumenmu. Selain itu bisa pula menggunakan instastory yang memiliki fitur jejak pendapat ataupun pertanyaan. Dari sanalah Anda bisa mengetahui seberapa besar konsumen Anda mengunjungi akun tersebut.

10. Lakukan Tag dan Share

Untuk memperkenalkan akun kamu secara luas dan produk yang dijual menjadi laris manis, bisa melakukan cara dengan tag dan share kepada konsumen maupun calon konsumen. Sebaiknya orang yang ditag tersebut sebanyak 3 sampai 5 orang agar tidak terganggu. Orang tersebut bisa pelanggan ataupun calon pelangganmu. Jika kamu ingin melakukan tag dan share ini berulang-ulang, maka bisa memilih orang lain kembali untuk dijadikan “sasaran” dalam hal tersebut.

Baca Juga: 7 Ide Bisnis di Tengah Pandemi Covid-19

Selain menerapkan beberapa cara berjualan di Instagram di atas, jangan lupa juga manfaatkan semua aplikasi untuk jualan di Instagram. Misalnya, aplikasi untuk desain atau tracking tagar yang relevan. Apapun bisa kamu lakukan untuk menjangkau market di Instagram, tapi pemilihan waktu dan strategi mesti diperhatikan betul-betul agar audiens yang terjaring pun sesuai. Selamat mencoba, semoga penjualmu laris dan lancar, ya.