9 Fakta Tentang Sungai Aare di Swiss, Tempat Hilangnya Putra Ridwan Kamil

  • Bagikan
9 Fakta Tentang Sungai Aare di Swiss, Tempat Hilangnya Putra Ridwan Kamil
indet.detik.com

Seruni.id – Putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dikabarkan hilang terseret arus di Sungai Aare, Bern, Swiss. Hingga saat ini, tim SAR dan polisis Swiss masih terus melakukan pencarian.

9 Fakta Tentang Sungai Aare di Swiss, Tempat Hilangnya Putra Ridwan Kamil
minews.id

Kedatangannya ke Swiss, adalah mencari sekolah untuk ia melanjutkan pendidikan ke jenjang S2. Sebelum dikabarkan mehilang, Emmeril alias Eril sedang berenang di Sungai Aare bersama adik dan temannya. Namun, saat hendak naik ke permukaan, ia terseret arus sungai yang cukup deras.

Untuk kamu ketahui, Sungai Aare adalah salah satu tempat wisata yang populer di Swiss. Sungai tersebut terkenal lantaran airnya yang jernih dan berwarna cantik. Menghimpun dari berbagai sumber, berikut ini Seruni telah merangkum beberapa fakta tentang Sungai Aare. Simak di bawah ini, ya.

 

1. Sungai Terpanjang di Swiss

Tahukah kamu? Ternyata Sungai Aare merupakan sungai terpanjang yang berada di Swiss. Tempat ini cukup populer lantaran melalui berbagai desa dan kota-kota kecil di Swiss. Selain itu, pemandangannya pun sangat indah. Sungai tersebut bermuara di gletser Aar bawah dan atas di Bernese Oberland, kemuadian melintasi tiga kanton Bern, Solotrhurn dan Aargau serta empat danau, yakni Danau Brienz, Thun, Wohlen, dan Biel. Rutenya ke utara dan berakhir di Koblenz.

 

2. Warisan Budaya Tak Benda Swiss

Sejak 2017 lalu, UNESCO telah menetapkan bahwa berenang di Sungai Aare termasuk dalam daftar tradisi dan merupakan bagian dari warisan budaya takbenda Swiss. Kantor Kebudayaan Federal Swiss memutuskan kegiatan mana yang diklasifikasikan sebagai “tradisi hidup”. Daftar tersebut mencerminkan keragaman budaya Swiss dan telah secara aktif dipertahankan dan diperluas sejak 2021.

 

3. Dikenal dengan Kualitas Airnya

Sungai Aare juga dikenal dengan kualitas airnya yang sangat baik. Hal ini telah dikonfirmasi oleh sampel air yang menempatkan Sungai Aare dalam kategori “kualitas sangat baik”, UE pada tahun 2016. Jadi, ketika kamu berenang di sana, dan tak sengaja menelan air tersebut, kamu tidak perlu khawatir.

 

4. Bukan Hanya untuk Berenang

Sungai Aare tidak hanya dijadikan sebagai tempat untuk berenang. Namun, para wisatawan juga diperbolehkan untuk melakukan kegiatan arung jeram. Rekor dunia untuk arung jeram Sungai Aare dibuat di Bern pada tahun 2012, ketika total 1.268 orang secara bersamaan mengarungi sungai tersebut dengan perahu karet, dari Kiesen ke Eichholz.

 

5. Banyak Ikan

Banyak sekali ikan yang berkeliaran di pemandian sungai Lorraine. Mereka memasuki kolam dari Aare melalui pintu air. Ada tenggeran, ikan tombak, dan ikan mas. Para pengunjung tidak perlu khawatir, karena ikan yang ada di Sungai Aare tidak akan menggigit, mereka justru akan menjauhi manusia.

 

6. Budaya Lokal Zibeleschwumme

Sejak tahun 1986, SLRG (Swiss Lifesaving Society) telah menyelenggarakan “Zibeleschwumme” atau renang bawang. Ajang ini dilehat setiap pekan keempat di bulan November, tak lama sebelum “Zibelemarti” atau pasar bawang tradisional. Sedikitnya ada 100 perenang berpakaian warna-warni berenang sejauh 250 meter di saat suhu sungai sedang dingin-dinginya, yakni mencapati 6 derajat celcius. Setelah itu, ada pula karnaval musik Guggen, sambil menikmati teh panas dan sup.

 

7. Asal-usul Nama Aare

Nama Aare berasal dari suku kata Indo-Eropa, di mana ‘Aa’ memiliki arti ‘air’. Ada satu anak sungai kecil Aare, namanya Aa, bermuara sungai yang lebih rendah.

 

8. Sumber Listrik untuk Kereta Gantung

Marzilibhan adalah kereta api kabel umum terpendek di Swiss dengan panjang 105 meter. Jalur kereta ini menghubungkan distrik Marzili di sebelah Sungai Aare dengan Gedung Parlemen dan pusat kota Bern. Diluncurkan pada 1885, transportasi umum ini ditenagai air dari aliran Sungai Aare sampai tahun 1973. Di stasiun puncak, satu tangki di bawah kabin diisi air dari aliran kota. Karena beratnya, kereta yang menuju ke bawah menarik kereta yang menunggu di bawah, bersama penumpangnya. Saat ini, listrik menggerakkan kereta gantung hingga ketinggian 31 meter.

 

9. Musim Panas Disebut dengan “Hari Anjing”

Di Eropa, hari-hari di musim panas biasanya disebut sebagai “Hundstage” (hari anjing). Di Bern, kata tersebut diartikan secara harfiah. Karena di hari Hundstage, bukan hanya orang yang sibuk berenang di sungai Aare yang menyegarkan, tetapi mereka juga mengajak serta anjing setia, lengkap dengan pelampung, papan selancar, digendong, dan aksesoris lainnya.

Baca Juga: 

Demikianlah sejumlah fakta tentang Sungai Aare, tempat di mana putra Gubernur Ridwan Kamil Menghilang. Semoga Emmeril Khan Muamtadz dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

  • Bagikan