Pak Broto, Guru yang Rela Antar Jemput Siswanya Agar Tak Putus Sekolah

  • Bagikan
Pak Broto, Guru yang Rela Antar Jemput Siswanya Agar Tak Putus Sekolah

Seruni.id – Pahlawan tanpa tanda jasa, itulah kata yang dapat menggambarkan sosok Mateus Brotosungondo alias Pak Broto, Kepala Sekolah SDN Kenteng II, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Pak Broto, pantas mendapatkan julukan sebagai pahlawan. Sebab, ia tak hanya bertugas untuk mendidik anak muridnya saja, tapi ia juga rela untuk antar jemput siswanya dari rumah hingga ke sekolah.

Kegiatan ini telah dilakukan selama delapan tahun. Bersama 10 guru lainnya, Pak Broto bolak-balik mengantar jemput 25 siswanya.

Agar Muridnya Tak Putus Sekolah

Ini mereka lakukan semata-mata agar murid-muridnya tak putus sekolah. Mengingat perjalanan menuju sekolah sangat jauh dengan medan yang menantang. Belum lagi, akses transportasi pun cukup sulit.

“Ini dilakukan dari dasar hati yang tulus, membantu anak-anak agar balajar sebagai tunas bangsa pengganti yang sudah tua seperti saya ini,” ucapnya.

Dari video yang beredar, terlihat dia dan para guru lainnya mengendarai motor dan membonceng para siswa saat berangkat dan pulang sekolah.

Pada video tersebut pula, diperlihatkan momen perjalanan menuju ke sekolah. Tampak sepanjang perjalanan, ia dan para guru lainnya melewati jalan yang cukup menantang.

Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang baginya, demi membantu anak-anak didiknya agar bisa belajar di sekolah dan kelak bisa menjadi penerus bangsa.

Atas jasa dan dedikasinya terhadap generasi penerus bangsa, pihak DAAI TV pun membantu mewujudkan impian Pak Broto. Ia mendapat satu unit mobil yang nantinya bisa digunakan untuk mengantar jemput para siswanya.

Kisah mulia dan ketulusan kepala sekolah bersama guru lainnya yang antar jemput siswa ke skeolah itu pun membuat warganet salut. Mereka pun ramai memberikan apresiasi serta pujian kepada Pak Broto.

“Rela lelah demi muridnya. Proud of u pak, semoga semkain banyak guru yang care seperti ini lagi,” komentar warganet.

“Seperti ini yang seharusnya diberi penghargaan,” imbuh warganet lainnya.

“Salam hormat bapak, terima kasih atas dedikasinya terhadap dunia pendidikan,” tulis warganet di kolom komentar.

“Pahalanya pasti luar biasa, tak terhingga. Semoga semakin banyak kebaikan di bumi Indonesia,” timpal lainnya.

Baca Juga: 6 Cara Agar Menjadi Guru Idola bagi Anak Didik

  • Bagikan