Tanda Amal Kita Diterima Oleh Allah

indahnyaislam.my

Seruni.id – Memasuki pertengahan Ramadhan, kaum muslimin berlomba-lomba untuk melakukan berbagai macam amal kebaikan. Berpuasa sebulan penuh, membaca alquran, salat malam, serta berinfaq lebih di bulan penuh keberkahan ini dengan harapan amalan tersebut dapat diterima oleh Allah SWT. Serta dapat mendatangkan cinta dan rahmat Allah kepadanya. Lalu, apa adakah tandanya jika amal kita diterima oleh Allah? Jika ada, apa sajakah tandanya?

islamidia.com

1. Dimudahkan untuk Melakukan Amal Shalih Setelahnya

Sesungguhnya, kita bisa mengetahui amal kita ditermia atau tidak. Salah satunya adalah kebaikan yang terus kita lakukan, semakin bertmabah banyak. Karena, ganjaran dari kebaikan adalah kebaikan setelahnya. Seperti kata pepatah Arab yang sangat menarik berikut ini,

Amal-amal kebajikan menyeru, “Kemarilah saudaraku.. kemarilah.” Dan amalan dosa juga menyeru, ““Kemarilah saudaraku.. kemarilah.”

Salah seorang ulama salaf mengatakan,

“Diantara ganjaran amal shalih adalah amal shalih setelahnya. Dan diantara ganjaran dosa adalah dosa setelahnya.”

Ketika seseorang semakin giat untuk melakukan kebaikan atau amal ibadah yang lainnya, setelah melakukan suatu ibadah, itulah diantara tanda amal ibadah sebelumnya diterima. Seperti contoh, pahala akan mengundang sahabatnya dari pahala-pahala lain. Begitu pun dengan dosa jika tidak segera bartaubat. Maka, dosa tersebut akan mengundang sahabatnya dari dosa-dosa yang lain.

Terdapat sebuah hadis yang dapat dijadikan sebagai landasan dari ungkapan di atas. Hadis dari sahabat Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda,

“Berbuatlah jujur, karena kejujuran akan mengantarkanmu pada kebaikan, dan kebaikan akan mengantarkanmu kepada surga.” (HR. Muslim)

2. Merasa Amal Sholih Belum Sempurna

Tanda yang berikutnya, merasa bahwa amal sholih yang dilakukan belum sempurna, bahkan merasa kecil serta tidak takjub dengan ibadah yang telah diperbuat. Ada sebuah renungan indah dari Imam Ibnul Qoyyim Rahimahullah,

“Tanda diterimanya amal shalih anda : saat hati merasa bahwa amal shalih masih hina dan kecil. Sampai orang-orang yang benar-benar mengenal Allah, selalu beristighfar setiap usai melakukan ibadah. Adalah Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bila selesai salam dari sholat, beliau beristighfar sebanyak tiga kali. Allah juga telah memerintahkan hamba-hambaNya untuk beristighfar setelah selesai melakukan ibadah haji. Allah juga memuji mereka yang beristighfar setelah melakukan sholat malam. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam memerintahkan taubat dan istighfar usai berwudhu.”

Maka siapa yang mengetahui kewajibannya kepada Tuhannya, dan menyadari kualitas amalnya, serta aib-aib yang melekat pada jiwanya, niscaya dia akan selalu beristighfar usai melakukan amal ibadah, merasa amalannya masih sangat banyak kekurangannya.

Salah satu sifat muslim yang baik adalah mereka yang merasa khawatir dengan amal mereka yang tidak diterima oleh Allah. Sebagaimana dalam ayat berikut tentang orang yang telah memberikan tetapi malah takut. Allah Ta’ala berfirman,

“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rabb mereka.” (Al Mukminun: 60).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.