Tips Jitu Mengatur Belanja Ramadan di Tengah Kenaikan Harga

Tips Jitu Mengatur Belanja Ramadan di Tengah Kenaikan Harga
dbs.com

Seruni.id – Bulan Ramadan merupakan momen spesial bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan menjalin silaturahmi. Namun, Ramadan tahun ini diwarnai dengan kekhawatiran akibat kenaikan harga sembako yang cukup signifikan. Hal ini tentu saja menjadi tantangan bagi para ibu rumah tangga dalam mengatur keuangan dan belanja kebutuhan Ramadan.

Tips Jitu Mengatur Belanja Ramadan di Tengah Kenaikan Harga
hipwee.com

Meskipun harga sembako naik, jangan khawatir! Melalui artikel ini, Seruni akan memberikan tips jitu untuk mengatur belanja Ramadan di tengah situasi ini. Dengan tips-tips berikut, Anda tetap dapat berbelanja dengan cerdas dan hemat tanpa mengurangi makna dan kemeriahan Ramadan.

 

1. Membuat Rencana Belanja yang Matang

Sebelum pergi belanja, disarankan untuk membuat daftar belanjaan yang terinci dan berencana, ya. Dengan adanya daftar tersebut, kamu tidak akan tergoda untuk membeli barang-barang yang memang tidak diperlukan. Karena hal tersebut hanya akan membuat angka pengeluaran semakin membengkak.

 

2. Manfaatkan Diskon dan Promo yang Ada

Kenaikan harga sembako yang cukup tinggi, membuat para ibu rumah tangga harus memutar otak dalam mengatur keuangan belanja. Maka dari itu, jangan ragu untuk memanfaatkan diskon atau promosi yang ditawarkan oleh supermarket atau toko-toko online. Cari tahu tentang program loyalitas atau kartu member yang dapat memberikanmu potongan harga atau cashback. Dengan memanfaatkan promosi ini, kamu bisa menghemat sejumlah uang yang signifikan dalam belanjaanmu.

 

3. Lakukan Perbandingan Harga

Perbandingan harga perlu dilakukan ketikan hendak belanja kebutuhan pokok. Kamu bisa membandingkan harga di satu tempat dan tempat lainnya. Kalau memang tidak sempat untuk mendatangi tempat tersebut, kamu bisa menggunakan aplikasi yang tersedia untuk menemukan penawaran terbaik. Dengan membandingkan harga, kamu bisa menemukan produk dengan harga terbaik dan menghemat uangmu.

 

4. Belanja di Pasar Tradisional

Di tengah kenaikan harga sembako saat ini, belanja di pasar tradisional merupakan pilihan tepat. Sebab, harga di pasar tradisional umumnya lebih murah dibandingkan di supermarket. Hal ini karena pedagang di pasar tradisional tidak memiliki banyak biaya overhead layaknya di supermarket.

Apalagi, di sana kamu juga melakukan negosiasi alias menawar harga dengan pedagang untuk mendapatkan harga terbaik. Di mana hal ini tidak mungkin kamu lakukan di supermarket. Selain itu, dengan membeli langsung dari petani atau produsen lokal di pasar tradisional, kamu membantu meningkatkan ekonomi lokal dan membantu mereka mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

 

5. Pertimbangkan Produk Pengganti

Jika harga suatu produk naik terlalu tinggi, pertimbangkan untuk mencari produk pengganti yang lebih terjangkau. Misalnya, jika harga daging sapi melonjak, pertimbangkan untuk mengganti daging sapi dengan daging ayam atau ikan yang lebih terjangkau. Dengan fleksibilitas dan kreativitas, kamu bisa tetap menyediakan makanan yang sehat dan lezat tanpa harus membayar mahal.

 

6. Menetapkan Batasan Belanja

Saat berbelanja, tetapkan batas belanja yang realistis dan patuhi batas tersebut. Hindari godaan untuk membeli barang-barang tambahan yang tidak diperlukan hanya karena harga sedang naik. Dengan mematuhi batas belanja, kamu bisa mengendalikan pengeluaranmu dan tetap menghemat uangmu.

Baca Juga: 5 Merek Kurma dari Palestina Terbaik untuk Menemani Ramadhanmu

Meskipun harga-harga kebutuhan pokok naik, masih ada banyak cara untuk tetap hemat dalam belanja. Dengan membuat rencana belanja yang matang, memanfaatkan diskon dan promosi, serta membandingkan harga, kamu bisa tetap menghemat uangmu tanpa harus mengorbankan kualitas hidupmu.

Ingatlah bahwa menabung dan berhemat bukan hanya tentang menyisihkan uang, tetapi juga tentang kebiasaan belanja yang cerdas. Kebiasaan hemat belanja bukan hanya solusi untuk situasi saat ini, tetapi juga investasi untuk masa depan yang cerah.