Cerita Hijrahnya Adrian Maulana, Kehilangan Harta Benda Membuatnya Kembali ke Allah

google.com

Seruni.id – Adrian Maulana Djambek, adalah seorang presenter, model, pemain film dan bintang sinetron Indonesia. Pria yang akrab disapa Adrian Maulana ini mengawali kariernya sebagai peragawan. Kemudian, namanya mulai dikenal saat dirinya mengikuti ajang pemilihan Abang None Jakarta tahun 1997.

google.com

Lebih Banyak Ikut Kajian Keagamaan

Pria 41 tahun ini kini sudah jarang terliat di layar kaca, namun dirinya lebih banyak terlihat dalam berbagai kajian keagamaan. Ia mengaku telah mantap berhijrah dan mengurangi aktivitasnya di dunia entertaiment.

Dilansir dari hot.detik.com, Adrian Maulana membagikan kisah hidupnya sebelum ia memutuskan untuk berhijrah. Dalam channel Youtube Cinta Quran, Adrian mengaku pernah mengalami kerampokan yang menghabiskan harta bendanya pada 2012 silam.

Sebuah pengalaman yang tak mudah diterimanya, hingga momen tersebut membuatnya sangat terpuruk dan kecewa.

“Tanggal 6 Desember 2012, saya mengalami kehilangan harta benda hampir seluruh yang saya miliki ada di rumah. Saya tinggal di Bintaro Jaya, saya tinggal sudah 24 tahun,” ungkapnya.

Pada saat kejadian, dirinya sedang tidak ada di rumah. Adrian menerima kabar melalui telpon mengenai rumahnya yang dirampok.

“Saya ditelepon ketua RW saya. Padahal saya tinggal di lingkungan yang sangat aman. Cluster, empat satpamnya, dua di depan, dua di belakang. Orang masuk harus nninggalin KTP. Orang jualan enggak boleh masuk dalam lingkungan cluster kita. Sangat secure, sangat aman,” sambungnya.

Kerugian yang dialaminya tidaklah kecil, hal ini diungkapkan oleh pihak kepolisian setempat sebagai kerugian terbesar yang pernah dilaporkan. Ia mengungkapkan bahwa tabungannya selama 6 hingga 7 tahun juga raib, padahal uang tersebut telah ia niatkan untuk ibadah haji.

“Hari itu saya punya US$ 15.700, yang saya nabung 6/7 tahun lamanya dan hilang hanya dalam tempo, 30 menit saja,” ungkap Adrian.

Mencari Tuhan

Momen pahit tersebut, menjadi titik balik bagi ayah satu anak ini. Usai kejadian tersebut, Adrian lantas mencari Tuhan. Ia mengatakan, rasa kecewanya atas kejadian berat yang menimpanya itu, dan sampai pada akhirnya, ia memutuskan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

“Pada saat kita sedang down, sedang terpuruk, mudah bagi kita untuk mencari Allah. Mudah bagi kita untuk salat, mudah bagi saya waktu itu tahajud untuk mengadu dan menangis sampai mudah bagi saya untuk melangkahkan kaki saya ke masjid raya Bintaro yang dulu cuma salat jumat aja saya ke sana,” tuturnya.

Selain tabungan, Adrian Maulana juga kehilangan barang-barang mewah koleksinya. Di antaranya perhiasan juga jam tangan mahal yang ia miliki.

Usai sebagian besar harta bendanya lenyap, ia bahwa Allah sedang memberikan ujian dan cobaan kepada dirinya. Meski ia merasa hubungannya dengan tetangga dan lingkungan sekitar baik-baik saja. Ia mengakui bahwa saat itu memang dirinya sangat duniawi dan berpikir bahwa dunia dapat memberikan kebahagiaan dalam hidup.

“Mungkin saya sebagai orang yang dahulu sangat cinta dengan dunia, cinta dengan barang-barang sehingga Allah uji dari sesuatu yang kita cintai,” tuturnya seperti yang dikutip dari Kumparan.

Adrian mengaku pernah mendapatkan nasihat bahwa seorang hamba akan diuji oleh Tuhannya berdasarkan kecintaannya terhadap sesuatu. Apabila seorang hamba terlalu cinta pada anaknya, maka hamba tersebut akan diuji melalui anak.

Begitu pula apabila seorang hamba yang sangat mencintai pasangannya, maka akan diuji melalui pasangannya. Berdasarkan nasihat tersebut, dirinya pun kian sadar bahwa ujian dan cobaan yang dihadapinya merupakan sesuatu yang harus disyukuri dan bukan untuk diratapi. Karena pada saat itulah Allah sebenarnya ingin sedang mengangkat hambanya menjadi pribadi yang lebih mulia dan lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.