Asal-usul Durian Bawor, Buah Lokal Pesaing Montong Apa Keunggulannya?

  • Bagikan
keunggulan durian bawor

Seruni.id – Durian adalah buah musiman dengan rasa enak dan daging buah yang lembut. Tak heran kalau banyak penggemarnya. Durian memiliki jenis yang beragam, salah satu yang jarang diketahui adalah durian dengan nama bawor. Jenis yang satu ini, mendapatkan predikat sebagai ‘durian montongnya Indonesia’, karena kualitas dari keduanya yang cukup bersaing. Nah, buat kamu yang penasaran dengan sejarah dan asal-usul durian bawor, berikut Seruni telah merangkumnya untukmu sekaligus dengan harganya. Simak baik-baik, ya.

 

Sejarah

keunggulan durian bawor
countrylife.co.uk

ak perlu heran jika nama durian bawor masih sangat asing di telinga kita. Sebab, durian ini memang merupakan varian baru dengan kualitas yang tak kalah luar biasa dari jenis durian lainnya. Bahkan, jenis yang satu ini memiliki karakteristik yang diidam-idamkan oleh para pencinta durian.

Berbicara mengenai sejarah dan asal-usul, jenis yang satu ini, pertama kali ditemukan oleh seorang guru sekolah dasar (SD) di Alas Malang Kemranjen, Banyumas, yakni Sarno Ahmad. Meski berprofesi sebagai guru SD, tapi sejak lahir dirinya sudah dianugerahi dengan kemampuan naluriah dalam hal menilai durian.

Nalurinya dalam menilai durian cukup kuat. Bahkan, ia dapat mengetahui jenis durian hanya dengan melihat dari bijinya. Keahliannya ini, tak lepas dari persan sang ayah. Sebab, sejak kecil, dirinya selalu menemani ayahnya mencari durian hingga ke pelosok desa. Sehingga saat dewasa, dirinya begitu terobsesi pada durian.

Berdasarkan keterangannya, durian bawor adalah hasil dari rekayasa dengan menggabungkan 35 varietas pohon durian unggulan, baik dari lokal maupun import, yang kemudian ditanam dengan menerapkan teknik okulasi. Sarno lebih memilih teknik okulasi, lantaran lebih berguna untuk menjamin ketersediaan makanan yang lebih baik untuk pohon primer.

Pada percobaan pertama, Sarno mengokulasi sekitar 20 verietas. Agar pohon menghasilkan buah yang besar, ia memiilih durian kumbakarna, sedangkan untuk rasa, tekstur, dan aroma menggunakan varietas lain. Setelah 3-4 bulan masa percobaan, okulasi pohon primer dengan skunder pun mulai melekat.

Setelah itu, ia lantas melakukan percobaan berikutnya, yaitu membuat okulasi pada pohon-pohon sekunder, dengan melukai pohon tersebut untuk menempelkan pohon durian lokal berkualitas sedang sebagai pohon tersier. Banyaknya pohon durian yang digunakan untuk okulasi membuat pohon primernya tumbuh layaknya pohon bakau yang akarnya mencuat dari tanah.

Percobaan pun akhirnya membuahkan hasil, pada tahun 2000 silam, pohon tersebut telah menghasilkan 30-40 durian oranye yang berbeda dari aslinya. Dengan kulit yang tipis, daging tebal, warna lebih merang, rasa puket, serta beralkohol seperti durian petruk. Ukurannya sebesar durian kumbakarna dengan berat bisa lebih dari 12 kilogram.

 

Ciri-ciri Durian Bawor

keunggulan durian bawor
kumparan.com

Meski tampak luar sama seperti durian lainnya, tapi ada beberapa hal yang menjadi pembeda. Agar tidak salah pilih, berikut ini Seruni akan merangkum beberapa cirinya berikut ini:

1. Ukuran Cukup Besar

Ciri yang pertama, dapat kamu lihat berdasarkan ukuran. Dibandingkan jenis lainnya, durian jenis ini memiliki ukuran yang cukup besar, dengan berat yang mencapai 3-7 kilogram per buahnya. Jika perawatan dilakukan secara maksimal, bobot bisa bertambah dua kali lipat hingga mencapai 15 kilogram. Pada bagian dagingnya pun tampak begitu kuning, lembut, dan menarik dengan bagian kulit yang tipis.

 

2. Pertumbuhan Pohon Durian Bawor

Pohon durian bawor, memiliki 3-4 akar yang menyerupai pohon bakau. Karena akarnya yang cukup banyak, membuat pertumbuhan durian bawor lebih cepat. Bahkan, hanya dalam kurun waktu tiga tahun, durian bawor sudah dapat dipanen. Pertumbuhannya yang singkat, membuat durian bawor lebih menguntungkan jika dibudidayakan.

 

3. Bibit Durian yang Berkaki Banyak

Durian bawor dikembangkan melalui proses okulasi. Sehingga menghasilkan ciri-ciri yang unik, yakni terdapat pada batang bibit tersebut. Jenis durian bawor, kerap menggunakan pangkal batang (kaki) lebih dari satu. Selain itu, kebanyakan bibit durian bawor memakai tiga kaki, tapi bisa lebih dari itu. Maka dari itu, jika kamu menjumpai bibit dengan pangkal batang banyak, bisa dipastikan bahwa itu merupakan bibit durian bawor.

 

4. Bibit Durian Memiliki Daun yang Lebar

Ciri durian bawor berikutnya, dapat kamu lihat pada bagian daunnya. Meski umumnya daun buah durian memiliki bentk yang sama, tapi perlu ketelitian dalam melihatnya. Berbeda dari jenis lainnya, durian bawor memiliki daun yang cukup lebar. Membandingkan ukuran daun bibir durian bawor dengan bibit lainnya, merupakan cara yang cuckup efektif bagi kamu yang belum tahu ukuran standar daun bibit durian.

 

Kelebihan Durian Bawor

(food.detik.com)

Setiap jenis durian, pastinya memiliki kelebihan dan keistimewaannya masing-masing. Kelebihan dari durian bawor ini, terdapat pada ukurannya yang jumbo, sehingga mampu menandingi durian montong. Soal rasa, durian ini jelas memiliki keunggulan sebanding dengan durian lokal. Dagingnya tebal dengan aroma yang kuat, selain itu memiliki kulit tipis serta biji yang kecil. Teksturnya pun legit dengan rasa yang manis sekaligus bercampur rasa pahit. Rasa semu pahit tersebut, merupakan bagian penikmati durian, atau bisa dibialng sebagai puncak cita rasa durian bawor.

 

Nilai Jual Durian Bawor

keunggulan durian bawor
(food.detik.com)

Selain populer dengan ukurannya yang jumbo, jenis yang satu ini juga terkenal dengan nilai ekonomisnya yang tinggi. Melansir dari laman rawitbibit.com, harganya cenderung lebih mahal daripada durian montong, yaitu Rp50 ribu per kilogramnya.

Budidayanya pun cukup menjanjikan. Dalam lahan seluas 10 meter persegi saja, kita sudah dapat menampung kurang lebih dua pohon. Dengan produksi 30 buah x 2 pohon = 60 buah. Jika berat per buah adalah 6 kilogram, maka harga terendahnya adalah Rp50.000.

Coba bayangkan, jika kita memiliki 200 pohon , yang rutin berbuah 150 pohon dengan produksi 40 buah per pohon. Jika diakumulasikan maka akan menghasilkan 6000 butir durian. Jika sebutir berbobot 10 kg, dalam setahun kita memiliki 60 ton durian. Oleh sebab itu, jenis durian ini memiliki nilai ekonomis tinggi.

 

Harga

Sebenarnya, harga durian itu sangat variatif, tergantung ketersediannya. Biasanya ketika durian belum memasuki musimnya, harganya akan relatif tinggi, sedangkan jika persediaan melimpah, maka harga akan menurun. Apalagi, buah durian sifatnya sementara, tidak bisa bertahan terlalu lama. Namun, kamu tidak perlu khawatir. Dengan adanya internet, akan lebih mudah untuk melihat harganya. Berikut ini Seruni akan merangkum harganya per kilogram terbaru 2021:

 

Harga Per Kilo Langsung dari Petani

Harga durian bawor yang kita beli langsung secara ecer dari petani yakni berkirar antara Rp70 ribu sampai Rp100 ribu per kilogramnya. Namun, harga tersebut akan terus mengalami kenaikan seiring permintaan dan ketenaran durian bawor. Jadi, jika beratnya mencapai 3 kilogram, maka harga satu buahnya berkisar Rp210 ribuan.

 

Harga di Toko Online

Berdasarkan pantauan Seruni per November 2021, ada beberapa marketplace yang menjual durian jenis ini dengan harga yang bervariatif, mulai dari yang terendah hingga tertinggi. Berikut daftarnya.

Tokopedia

Harga jenis durian ini di Tokopedia, yakni berkisar Rp256.000 per 700 gram dalam keadaan beku.

Shopee

Untuk harga di marketplace ini, berikiar Rp265.000 dalam keadaan beku dengan berat hanya 500 gram. Sedangkan untuk harga bibit durian bawor yakni mulai dari Rp14.500 hingga Rp100 ribuan.

 

Harga Durian di Toko dan Mall

Jika durian sudah sampai di toko atau mall, tentu harganya berbeda daripada kamu membelinya kepada petaninya langsung. Namun, selisih harga tidak terlalu banyak, yaitu berkisar antara Rp90 ribu hingga Rp120 ribu.

Baca Juga:

Demikianlah artikel yang dapat Seruni bagikan tentang sejarah, asal-usul, hingga harganya. Apakah kamu sudah pernah mencobanya?

  • Bagikan
seruni.id