5 Keutamaan Memaafkan Orang Lain dalam Islam

5 Keutamaan Memaafkan Orang Lain dalam Islam
portalmdura.com

Seruni.id – Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Namun, hendaknya kesalahan yang telah kita lakukan bisa dijadikan pelajaran agar tidak diulangi di kemudian hari. Begitupun ketika ada orang lain yang melakukan kesalahan atau menyakiti kita, sebaiknya kita pun harus bisa memberikan maaf. Sebab, dalam Islam, memaafkan orang lain merupakan perbuatan yang sangat mulia dan sangat dianjurkan.

5 Keutamaan Memaafkan Orang Lain dalam Islam
cosmopolitan.co.id

Apalagi, sikap memaafkan orang lain ini kerap kali dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya. Selain itu, ternyata memaafkan orang lain juga memiliki keutamaan yang luar biasa, loh. Namun, sayangnya hal ini jarang sekali disadari, sehingga banyak orang yang enggan melakukannya. Lantas, apa saja keutamaan tersebut?

 

1. Dimuliakan oleh Allah SWT

Memaafkan adalah hal yang ringan, tapi memang sulit dilakukan. Apalagi, ketika kita diperlakukan tidak baik atau disakiti oleh orang lain hingga meninggalkan luka yang membekas. Namun, tahukah kamu, mengapa memaafkan itu berat dan tidak semua orang bisa melakukannya?

Sebab, hadiah dari sikap memaafkan sangatlah luar biasa, yaitu akan dimuliakan oleh Allah SWT. Allah SWT menjanjikan kemuliaan kepada setiap hamba-Nya yang memaafkan kesalahan orang lain dengan lapang dada. Selain itu, Allah SWT juga akan memberikan ketenangan jiwa bagi orang tersebut. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadis di mana Rasulullah SAW bersabda,

“Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah SWT akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya,” (HR. Muslim nomor 2588).

 

2. Dijanjikan Surga Seluas Langit dan Bumi

Selain dimuliakan, Allah SWT juga berjanji bagi orang yang mau memaafkan kesalahan orang lain, mereka akan dihadiahkan surga seluas langit dan bumi. Hal tersebut telah dijelaskan dalam Surah Ali Imran sebagai berikut:

  1. “Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhamu dan meraih surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang bertakwa,”

  2. “(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amrahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan,” (QS. Ali Imran: 133-134).

 

3. Diampuni Dosanya

Siapa yang ingin Allah SWT ampuni dosanya? Semua orang pasti menginginkan hal ini. Maka dari itu, jadilah insan yang mudah memaafkan orang lain. Terdapat korelasi antara cara kita memperlakukan orang lain dengan bagaimana Allah SWT memperlakukan kita. Rasulullah SAW bersabda:

“Orang-orang yang ada rasa Rahim akan dirahmati oleh Tuhan yang maha Rahman, yang memberikan berkat dan Mahatinggi. Sayangilah orang-orang yang di bumi supaya kamu disayangi pula oleh yang di langit.”  (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan al Hakim dari Abdullah bin Umar)

Kemurahan Allah SWT tidak dapat dibandingkan dengan kemurahan sesama manusia. Hal yang paling penting adalah selalu lakukan kebaikan kepada orang lain, maka Allah akan melipatgandakan kebaikan tersebut.

 

4. Memiliki Hati yang Bersih

Apabila seseorang berlapang dada dalam memaafkan orang lain, dapat dipastikan ia memiliki hati yang berih. Hal ini karena seseorang tidak akan memiliki rasa dendam dan selalu khawatir jika memiliki hubungan yang kurang baik dengan orang lain.Selain itu, orang yang selalu memaafkan memiliki salah satu sifat mulia yang dipunyai Nabi Muhammad SAW dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

5. Mendapatkan Pertolongan Allah SWT

Setiap dari kita, pasti ingin mendapatkan pertolongan Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Salah satu sikap yang bisa mendapatkan pertolongan dari Allah SWT ialah memiliki sifat pemaaf. Hal ini dijelaskan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, lalu ia berkata:

“Wahai Rasulullah, saya memiliki kerabat, saya sambung tapi mereka malah memutuskan, mereka berbuat buruk kepada saya tapi saya berusaha untuk berbuat baik kepada mereka. Mereka berbuat jahil kepada saya tapi saya sabar tidak ingin membalas dengan yang sama. Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘jika yang kamu katakan itu benar, maka seakan-akan kamu menaburkan debu panas ke wajahnya dan Allah akan senantiasa menolong kamu selama kamu terus berbuat seperti itu’”. (HR. Muslim)

Baca Juga: 20 Kumpulan Kata-kata Maaf kepada Orangtua saat Idulfitri

Itulah lima ketumaan memiliki sikap mudah memaafkan orang lain. Oleh karena itu, mari kita senantiasa membiasakan diri untuk memaafkan kesalahan orang lain. Semoga Allah SWT memberikan ampunan dan pahala kepada kita.