Mengenal Post Holiday Blues, Perasaan Sedih yang Muncul Usai Libur Lebaran

Mengenal Post Holiday Blues, Perasaan Sedih yang Muncul Usai Libur Lebaran
go-work.com

Seruni.id – Libur menjadi momen yang menggembirakan dan paling ditunggu-tunggu. Apalagi, ketika kita bisa berkumpul bersama keluarga atau sahabat. Namun, setelah momen tersebut, pernahkah kamu merasakan kesedihan pasca liburan? Kesedihan tersebut disebut sebagai post holiday blues. Biasanya, perasaan sedih itu muncul ketika harus menerima kenyataan bahwa kita akan kembali ke rutinitas setelah masa liburan. Sehingga membuat kurang bersemangat atau bahkan menimbulkan kecemasan.

Mengutip dari verywellmind, yang menyatakan para peneliti menemukan bahwa kesehatan mental cenderung meningkat setelah musim liburan. Tapi tenang saja, kondisi ini wajar terjadi, karena setiap orang memang membutuhkan proses adaptasinya kembali terhadap kehidupan yang biasa dilakukan. Berikut ini Seruni akan membahas lebih lanjut tentang post holiday blues mulai dari faktor hingga cara mengatasinya. Yuk disimak baik-baik.

 

Apa itu Post Holiday Blues?

Seperti pada narasi sebelumnya yang Seruni jelaskan, bahwa post holiday blues merupakan istilah yang menggambarkan tentang perasaan sedih atau lesu, yang kerap kali dialami seseorang setelah berakhirnya periode liburan, seperti libur Lebaran.

Meski kondisi ini tidak dialami oleh semua orang, namun bagi sebagian orang pula, kembali ke rutinitas sehari-hari setelah masa liburan menjadi tentangan yang menantang serta menimbulkan rasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman tersebut dapat membuat motivasi menurun, perubahan pola tidur, hingga stres yang dirasakan dalam kurun waktu sekitar dua minggu. Tidak hanya itu saja, orang yang terkena post holiday blues juga akan sulit berkonsentrasi karena terus memikirkan momen-momen menyenangkan yang telah dilalui selama berlibur.

 

Apa Faktor Penyebab Post Holiday Blues?

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan post holiday blues, seperti kegiatan yang terlalu padat saat liburan, perubahan pola hidup atau rutinitas saat liburan dengan sehari-hari, dan perasaan kecewa bahwa liburan telah berakhir.

Kegiatan yang terlalu padat selama liburan, tidak hanya mengakibatkan seseorang sulit beradaptasi kembali, tetapi juga karena rasa kesepian yang mendalam. Selama liburan pun, pola tidur, pola makan, dan aktivitas sehari-hari mengalami perubahan yang mungkin drastis. Sehingga kembali ke rutinitas normal bisa sulit untuk beberapa orang. Beban kerja atau tanggung jawab lainnya yang tertunda selama liburan, juga dapat menjadi faktor pemicu post holiday blues.

 

Cara Mengatasi Post Holiday Blues yang Tepat

Kondisi ini memang bukan masalah yang serius dan wajar terjadi, akan tetapi post holiday blues tidak dapat diabaikan atau disepelekan begitu saja. Ada beberapa cara yang tepat untuk mengatasi kondisi ini, pertama-tama adalah dengan mengakui dan menerima perasaan sedih yang kamu alami itu.

Selanjutnya, mulailah membuat rencana kecil atau hal-hal yang dinantikan setelah liburan bersama teman untuk membantu mengurangi perasaan cemas. Dengan tetap menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan waktu luang, cobalah untuk kembali ke rutinitas secara bertahap misalnya dengan mencari hobi atau aktivitas baru.

Baca Juga: 6 Tips Diet Agar Pipi Terlihat Tirus di Momen Lebaran

Setelah mengenal istilah post holiday blues setelah libur lebaran dan bagaimana cara mengatasinya, kita dapat kembali ke rutinitas sehari-hari dengan semangat yang baru. Semoga bermanfaat!