Mengetahui Sejarah Hari AIDS Sedunia yang Diperingati Tanggal 1 Desember

Mengetahui Sejarah Hari AIDS Sedunia yang Diperingati Tanggal 1 Desember
detik.com

Seruni.id – AIDS menjadi salah satu penyakit yang mematikan di dunia. Demi meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang penyakit ini, serta meningkatkan upaya penganggulannya, maka 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Namun, tak sedikit orang yang tahu tentang adanya hari peringatan ini. Oleh karena itu, melalui artikel ini, Seruni akan membagikan sejarah singkat Hari AIDS Sedunia, agar kita bisa lebih waspada. Berikut rangkumannya:

 

Apa yang Dimaksud dengan AIDS?

Mengetahui Sejarah Hari AIDS Sedunia yang Diperingati Tanggal 1 Desember
rontendaokab.go.id

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome, merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus bernama Human Immunodeficiency atau sering juga disebut dengan HIV, yaitu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Ketika sistem kekebalan tubuh lemah, tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit. Bahkan, ketika seseoran terserang AIDS, tubuhnya sudah tidak lagi memiliki kemampuan untuk melawan infeksi yang ditimbulkan.

 

Kapan Hari AIDS Sedunia Diperingati?

Mengetahui Sejarah Hari AIDS Sedunia yang Diperingati Tanggal 1 Desember
detik.com

Seperti pada narasi yang sudah Seruni sebutkan di awal, Hari AIDS Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember di setiap tahunnya. Pada tanggal tersebut, orang-orang di seluruh dunia bersatu untuk menunjukkan dukungan terhadap orang yang hidup dengan HIV dan mengenang mereka yang meninggal karena penyakit tersebut.

Sampai saat ini, Hari AIDS Sedunia masih terus diperingati. Salah satu tujuannya agar masyarakat dan pemerintah bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit HIV yang masih terus terjadi ini. Selain itu, adanya peringatan ini, juga untuk meningkatkan kesadaran akan dampak HIV terhadap kehidupan masyarakat, dan mengakhiri stigma serta diskriminasi.

Setiap tahunnya, Hari AIDS Sedunia memiliki tema tersendiri. Di tahun 2023, ‘Let Communities Lead’ atau dalam bahasa Indonesia ‘Biarkan Komunitas Memimpin’ menjadi tema yang diangkat pada Hari AIDS Sedunia.

 

Sejarah Awal Hari AIDS Sedunia

Mengetahui Sejarah Hari AIDS Sedunia yang Diperingati Tanggal 1 Desember
cnnindonesia.com

Hari AIDS Sedunia pertama kali dicanangkan pada tahun 1988 oleh WHO dan PBB, tepatnya setelah empat tahun sebelumnya penyakit AIDS teridentifikasi. Lalu, siapakah yang menginisiasi pertma kali?

Perlu kamu ketahui, peringatan Hari AIDS Sedunia pertama kali dicetuskan oleh seorang jurnalis bernama James Bunn yang kemudian bekerja sebagai petugas informasi publik untuk WHO.

Awalnya, Bunn dan rekannya bernama Thomas Netter berbincang mengenai AIDS. Mereka membaca kutipan pidato Direktur Jenderal WHO tentang perlunya mobilisasi dan pengakuan global agar fenomena AIDS dapat ditanggapi dengan langkah yang efektif. Gagasan kemudian muncul secara mendadak di kepala Bunn.

Menurutnya, dunia membutuhkan suatu hari peringatan, seperti halnya Thanksgiving dan sebagainya. Bagi dia itulah solusi yang diperlukan untuk menyebarkan edukasi tentang AIDS ke seluruh dunia. Bunn dan Netter kemudian menyampaikan gagasan tersebut kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Program AIDS Global (yang diresmikan dengan nama UNAIDS), pada Agustus 1987 silam. Mann ternyata menyukai konsep tersebut dan setuju.Bunn lalu merekomendasikan tanggal 1 Desember 1988 sebagai peringatan pertama Hari AIDS Sedunia.

Adapun alasannya agar media-media Eropa dan Amerika Serikat, bahkan seluruh dunia, bisa meliput momen bersejarah ini. Kampanye Hari AIDS Sedunia kemudian dikelola langsung oleh Program Gabungan PBB untuk HIV/AIDS (UNAIDS) sejak tahun 1996. Kampanye AIDS Sedunia bahkan telah diresmikan menjadi organisasi independen pada 2004.

 

Penyebab dan Faktor Risiko HIV dan AIDS

Penyakit HIV disebabkan oleh human immunodeficiency virus atau HIV, sesuai dengan namanya penyakitnya. Jika tidak diatasi, penyakit ini dapat semakin memburuk dan berkemabng menjadi AIDS.

Penularan HIV dapat terjadi melalui hubungan seks vaginal atau anal, penggunaan jarum suntik, dan transfusi darah. Meskipun jarang, HIV juga dapat menular dari ibu ke anak selama masa kehamilan, melahirkan, dan menyusui.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penularan adalah sebagai berikut:

  • Berhubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan dan tanpa menggunakan pengaman.
  • Menggunakan jarum suntik bersama-sama.
  • Melakukan pekerjaan yang melibatkan kontak dengan cairan tubuh manusia tanpa menggunakan alat pengaman diri yang cukup.

Gejala HIV dan AIDS

Kebanyakan penderita mengalami flu ringan pada 2–6 minggu setelah terinfeksi HIV. Flu bisa disertai dengan gejala lain dan dapat bertahan selama 1–2 minggu. Setelah flu membaik, gejala lain mungkin tidak akan terlihat selama bertahun-tahun meski virus HIV terus merusak kekebalan tubuh penderitanya, sampai HIV berkembang ke stadium lanjut menjadi AIDS.

Pada kebanyakan kasus, seseorang baru mengetahui bahwa dirinya terserang HIV setelah memeriksakan diri ke dokter akibat terkena penyakit parah yang disebabkan oleh melemahnya daya tahan tubuh. Penyakit parah yang dimaksud antara lain diare kronis, pneumonia, penurunan berat badan secara drastis (cachexia), atau toksoplasmosis otak.

 

Pengobatan HIV dan AIDS

Bagi penderita yang terdiagnosis mengalami HIV, disarankan untuk segera mendapatkan pengobatan berupa terpai antiretroviral (ARV). ARV dapat bekerja mencegah virus HIV bertambah banyak sehingga tidak menyerang sistem kekebalan tubuh.

Pencegahan HIV dan AIDS

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari dan meminimalkan penularan HIV:

  • Tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah.
  • Tidak berganti-ganti pasangan seksual.
  • Menggunakan pengaman saat berhubungan seksual.
  • Menghindari penggunaan narkoba, terutama jenis suntik.
  • Mendapatkan informasi yang benar terkait HIV, cara penularan, pencegahan, dan pengobatannya, terutama bagi anak remaja.

Baca Juga: 7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Vaksinasi!

Jadi, itulah informasi tentang Hari AIDS Sedunia beserta sejarahnya yang telah dirangkum dari berbagai sumber secara detail. Melalui rangkuman ini, kamu tentunya jadi mengetahui lebih dalam tentang Hari AIDS Sedunia.