Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun, Inilah 5 Fakta Ratu Elizabeth II

  • Bagikan
Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun, Inilah 5 Fakta Ratu Elizabeth II

Seruni.id – Kabar duka datang dari Kerajaan Inggris, Istana Buckhingham mengabarkan, bahwa Ratu Elizabeth II meninggal dunia di usia 96 tahun, pada Kamis (8/9/2022) waktu setempat.

“Sang Ratu meninggal dengan tenang di Balmoral sore ini,” demikian pernyataan resmi dari pihak istana.

Namun, hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Kerajaan Inggris terkait kematian penguasa kerjaan terlama itu. Sebelum Ratu Elizabeth tutup usia, tim dokter kerajaan monarki hanya mengabarkan bahwa Ratu Elizabth sedang dalam pengawasan ketat lantaran kondisi kesehatannya menurun.

Sepanjang hidupnya, ada banyak fakta tentang Ratu Elizabeth yang jarang sekali diketahui oleh masyarakat umum. Berikut Seruni telah merangkum sejumlah faktanya yang dikutip dari berbagai sumber:

 

1. Menjadi Ratu Terlama Sepanjang Sejarah Inggris

Lahir pada 21 April 1926 silam. Wanita dengan nama lengkap Elizabeth Alexandra Mary ini, merupakan putri dari Raja George dan Elizabeth Angela Marguerite Bowes-Lyon. Ia melewati perjalanan hidup yang sangat panjang sebagai seorang ratu. Bahkan, ia sudah memerintah selama 7 dekade hingga usianya hampir menyentuh satu abad.

Ratu Elizabeth II, telah bertakhta di kerajaan sejak 6 Februari 1952. Saat ini, masa pemerintahannya sudah berjalan kurang lebih 70 tahun 212 hari. Ia mulai menjalankan tugas sosial pada Perang Dunia II dengan bertugas di palang merah. Hingga saat ini, sudah banyak sekali kunjungan kenegaraan yang ia lakukan.

Sepanjang hidupnya, ia bukan hanya mengemban tugas sebagai penguasa Britania Raya saja, tapi ia juga telah melalui berbagai peristiwa besar dalam hidupnya. Tak terkecuali yang datang dari keluarga.

Mulai dari kematian sang ayah pada 1952, pembunuhan paman Pangeran Philip, keretakan rumah tangga sang anak, kematian Diana sang menentu, hingga kematian ibunda dan adiknya pada 2022 lalu.

 

2. Naik Takhta Ketika Berada di Afrika

Ratu Elizabeth II naik takhta dengan cara yang tak terduga. Berawal dari sebuah penginapan bernama Treetops di Afrika, tepanya di Aberdare National Park, Kenya. Tempat tersebut menjadi tempat bersejarah untuk dirinya. Kala itu, ia tengah melakukan kunjungan dan menginap bersama sejumlah anggota keluarga kerjaan. Sang ratu juga tengah mengobservasi beberapa hewan serta sumur air yang berada di Kenya.

Namun, di tengah tugasnya itu, betapa terkejutnya ia mendengar kabar bahwa Raja Georga IV, yang tak lain adalah ayahnya, meninggal dunia pada 6 Februari 1952. Sang Raja meninggal akibat penyakit kanker paru-paru yang dideritanya.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah dunia, seorang wanita muda naik ke atas pohon sebagai permaisuri, dan turun sebagai ratu,” tutur Jim Corbett, pengawal ratu dalam buku tamu Treetops.

 

3. Dikenal Sebagai Sosok yang Setia

Ratu Elizabeth II dikenal sebagai sosok yang setia. Bersama sang suami, Pengeran Philip, menikmati hubungan yang harmonis selama puluhan tahun. Pernikahan mereka bisa dibilang melampaui pernikahan dari keempat anaknya, yaitu Charles, Anne, dan Andrew.

“Dia telah menjadi kekuatanku dan bertahan selama ini,” kata Ratu Elizabeth tentang Pangeran Philip pada ulang tahun pernikahan ke-50 mereka.

Kisah keduanya dimulai pada tahun 1939, ketika Pangeran Philip dari Yunani, seorang kadet angkatan laut yang tampan, kala itu ia masih berusia 18 tahun, dan ditugaskan untuk menghibur sang satu. Beberapa tahun berlalu, Philip diundang untuk bergabung dengan keluarga kerjaan di Kastil Windsor saat Natal, dan dia segera menanyakan apakah dia akan dianggap sebagai pelamar yang memenuhi syarat.

Kemudian, mereka pun menikah pada 1947 di Westminster Abbey. Namun, setelah puluhan tahun bersama, mereka dipisahkan kematian. Sang Pangeran, meninggal dunia pada tahun 2021 lalu dalam usia 99 tahun.

 

4. Memiliki Hari Ulang Tahun Ganda

Meski Ratu Elizabeth II lahir pada 21 April 1926, tetapi terkadang membuat masyarakat bingung kapan harus merayakannya. Sebab, tidak ada hari yang ditetapkan secara universal untuk ‘ulang tahun resmi’. – itu adalah hari Sabtu pertama, kedua atau ketiga di bulan Juni, dan diputuskan oleh pemerintah.

Di Australia, ulang tahunnya dirayakan pada hari Senin kedua bulan Juni, sedangkan di Kanada, dirayakan pada hari Senin baik pada atau sebelum tanggal 24 Mei, hari ulang tahun Ratu Victoria. Hanya ratu dan orang-orang terdekatnya yang merayakan ulang tahunnya yang sebenarnya dalam pertemuan pribadi.

 

5. Menerapkan Pola Asuh yang Baik pada Anak-anaknya

Selain sebagai seorang pempimpin kerajaan, Ratu Elizabeth tak hanya disibukkan di lingkungan pemerintahan saja, tapi dia juga merupakan sosok ibu bagi keempat anaknya. Ia diketahui punya gaya parenting yang sangat baik dan diterapkan pada anak-anaknya. Meski kehidupannya bergelimangan hargta, tapi ia mendidik anak-anaknya agar selalu menghargai uang dan berhemat.

Bahkan, ia juga peduli akan penampilan anak-anaknya. Ia selalu memerintahkan anaknya untuk berpakaian rapi dan sopan. Anak-anak lelaki ratu kerap memakai memakai jas dan celana pendek beserta kaus kaki. Sementara anak perempuannya, Putri Anne terlihat cantik dalam gaun, kardigan, dan mantel.

Ratu Elizabeth II yang menyukai kegiatan berkuda serta alam bebas, juga menurun kepada anak-anak. Ketika anaknya masih kecil, ratu kerap mengajak mereka bermain di taman hijau Istana Buckingham, Kastil Windsor, Balmoral, dan Sandringham.

Anak-anak ratu beranjak dewasa dengan mewarisi kecintaan Ratu Elizabeth terhadap alam bebas. Seperti Pangeran Charles yang hobi berkebun. Selain itu, Ratu Elizabeth II merupakan orang pertama yang menginisiasi kegiatan menyusui bayi. Dahulu, aktivitas menyusui secara langsung tidak dilakukan oleh para wanita Inggris.

Dikisahkan sejarawan Inggris Amy Licence, sejak dahulu kalangan perempuan di Kerajaan Inggris terbiasa untuk menyerahkan bayinya kepada pengasuh yang sekaligus merupakan ibu persusuan bagi anak-anaknya yang bertugas merawat dan menyusui bayi mereka.

Mengutip dari The Mirror, diketahui, pemberian ASI eksklusif pertama kali dilakukan oleh Ratu Elizabeth II kepada anak-anaknya. Langkahnya tersebut kemudian diikuti oleh Putri Diana dan Kate Middleton.

Baca Juga:

Demikianlah sejumlah fakta tentang Ratu Elizabeth II, yang telah tutup usia kemarin, (8/9/2022) waktu setempat.

  • Bagikan