Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium

Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
merdeka.com

Seruni.id – Banyak dari kita yang mungkin sudah tahu mengenal ikan sapu-sapu. Ikan yang satu ini meruapakan sekelompok ikan air tawar yang berasal dari Amerika Tropis yang termasuk ke dalam family Loricariidae. Namun, tak semua anggota Laoricariidae atau singkatannya, plecos dan plecs.

Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
google.com

Di Malaysia sendiri, orang-orang menyebutnya “Ikan Bandaraya”. Sebab, fungsinya sama seperti petugas pembersih kota “Bandar”. Di Indonesia, analogi yang sama juga demikian, ia bisa tumbuh sepanjang 60 cm dan menjadi kurang aktif dan kurang bersahabat. Ikan ini adalah pemakan segalanya, tetapi biasanya mereka akan mencari sisa-sisa tumbuhan air di dalam hari.

Sebenarnya, sapu-sapu mencakup banyak jenis anggota Loricarridae, meskipun yang paling umum dikenal adalah Hypostumus plecostumus. Karena kebanyak impor berbagai macam sapu-sapu dan tak sedikit yang belum diidentifikasi secara tepat, disusunlah suatu daftar sapu-sapu yang disebut nomor-L (L-number) untuk mencirikannya secara sementara.

Jenis Ikan Sapu-sapu

Ikan sapu-sapu nama latin Glyptoperichthys gibbiceps ini, memiliki jenis yang cukup bervariasi. Tak seperti sapu-sapu yang kerap ditemui di pasaran, banyak di antara jenis-jenisnya yang tergolong cantik dan mernaik. Berikut jenisnya:

1. Sapu-sapu Common Pleco
Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
google.com

Biasanya jenis sapu-sapu yang satu ini kerap ditemui di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Tubuhnya didominasi oleh warna hitam helap. Akuarium dengan kapasitas air sebesar 40 liter, cukup untuk menampung anak sapu-sapu jenis ini. Namun, ketika mereka besar, dibutuhkan akuarium yang mampu menampung air 200-400 liter.

Meskipun sebenarnya ikan jenis ini dapat bertahan hidup pada kondisi air yang cukup kotor, namun terkadang mereka akan menjadi sering melompat keluar dari akuarium tersebut. Sebab, di habitat aslinya, air yang kotor menjadi pertanda bahwa musim kemarau akan tiba.

2. Sapu-sapu Zebra Pleco
Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
google.com

Seperti namnya, sapu-sapu ini memiliki corak tubuh seperti zebra, yakni belang-belang hitam dan putih. Sebanding dengan corak warnanya yang cantik, ternyata sapu-sapu jenis ini memiliki harga yang cukup mahal, loh. Bisa mencapai 1 juta rupiah bahkan lebih untuk per ekornya. Berbeda dengan jenis yang lainnya, sapu-sapu zebra pleco memiliki ukuran tubuh yang kecil dan panjangnya pun hanya sekitar 7 untuk ukuran dewasa.

3. Sapu-sapu Gold Nugget Pleco
Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
google.com

Gold Nugget Pleco juga termasuk salah satu jenis sapu-sapu tercantik di dunia. Memiliki warna hitam sebagai warna dasarnya yang kemudian dipadukan dengan bintik-bintik kuning keemasan yang begitu indah. Amerika Selatan merupakan daerah asal ikan ini, tepatnya berada di salah satu sungai terpanjang di dunia yakni sungai Amazon. Di habitat aslinya, mereka dapat tumbuh hingga mencapai panjang sekitar 20 cm.

4. Sapu-sapu Leopard Frog Pleco
Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
google.com

Berbeda dengan pleco, ini berasal dari sungai Tapajos. Ciri-ciri mempunyai warna dan corak yang mirip dengan seekor katak liar di Amazon. Memiliki panjangtubuh 10 sampai 15 cm saja. Tidak heran kalau dinamakan sapu-sapu atau peleco sedang.

5. Sapu-sapu Sunshine Pleco
Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
google.com

Jika diperhatikan sekilas, sapu-sapu sunshine pleco ini hampir serupa dengan ikan sapu-sapu jenis gold nugget pleco. Tubuhnya berwarna dasar hitam dan memiliki bintik-bintik kuning keemasan. Hanya saja, sunshine pleco pleco ini terlihat memiliki bintik yang lebih kecil dan rapat serta terlihat lebih bercahaya.

Tak berbeda jauh dengan ikan lainnya, ikan sapu-sapu jenis sunshine pleco ini juga berasal dari Amerika Selatan, tepatnya di sekitar wilayah Brazil. Ketika dewasa, ikan pleco jenis ini dapat tumbuh hingga mencapai panjang 30 cm.

6. Sapu-sapu Royal Line Pleco
Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
google.com

Jenis ikan sapu-sapu ini banyak ditemukan di Venezuela dengan ciri-ciri memiliki warna tubuh coklat berbentuk horizontal di seluruh tubuhnya.

7. Sapu-sapu Ancistrus
Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
google.com

Ikan sapu-sapu jenis ancisturs yang satu ini salah satu pleco yang harganya masih tergolong murah dibandingkan pleco jenis lainnya. Ikan ini memiliki sifat yang pendiam dan tidak usil cocok sekali dijadikan tankmate.

8. Sapu-sapu Acanthicus Adonis
Mengenal Ikan Sapu-sapu yang Disebut Sebagai Pembersih Akuarium
google.com

Ikan sapu-sapu polka dot lyre tail ini merupakan ikan yang sangat jarang sekali ditemukan di pasaran Indonesia. Ciri-ciri pleco l155 ini mempunyai warna dasar hitam serta motif totol putih ditubuhnya dan juga ekornya yang panjang. pleco l155 ini dapat tumbuh besar hingga ukuran 1 meter.

Mitos Ikan Sapu-sapu

Jika berbicara tentang ikan yang satu ini, pasti tak terlepas dari mitos yang menyebutkan bahwa sapu-sapu adalah ikan hias yang membawa sial, benarkah demikian? Sebab, belakangan ikan ini dianggap sebagai hama oleh para pencari ikan. Salah satu alasannya yaitu pertumbuhan sapu-sapu yang sangat masif sehingga berdampak pada hilangnya spesies ikan lain di perairan. Tapi, harus diingat, ikan jenis ini tak hanya berbahaya namun juga memiliki manfaat yang cukup melimbah bagi kehidupan manusia. Yuk simak selengkapnya mengenai bahaya dan manfaat sapu-sapu berikut ini:

Bahaya Sapu-sapu

Sebenarnya, bahaya sapu-sapu bisa diantisipasi jika cara pengolahannya tepat dan sangat teliti. Namun, mengingat perairan di Indonesia sebagian besar sudah tercemar berbagai zat berbahaya, maka pengolahan ikan ini akan semakin menyulitkan. Ikan sapu-sapu yang sering dianggap sebagai ikan hias pembawa sial ini merupakan “hewan pembersih” ini sangat gemar menyedot segala jenis kotoran dari dasar air ke dalam tubuhnya.

Alhasil, tubuhnya mengandung banyak sekali kandungan dan zat berbahaya yang tercampur dalam air tersebut. Nah, zat-zat tersebutlah yang disebut sebagai sumber bahaya dari ikan sapu-sapu. Berikut ini beberapa bahaya sapu-sapu yang harus diantisipasi.

1. Mengandung Logam Tinggi

Menurut penelitian, sapu-sapu dapat hidup di lingkungan yang tingkat pencemarannya parah sekalipun, misalnya di sungai yang hitam seperti oli. Oleh karena itu, daging sapu-sapu banyak mengandung logam berbahaya yang sangat tinggi seperti merkuri, timbal, dan logam berat lainnya.

2. Kulit Gatal-gatal

Ikan sapu-sapu yang hidup di sungai atau di kali sebagian besar telah terkontaminasi zat-zat buruk yang berbahaya bagi tubuh. Nah, jika ikan ini dikonsumsi tanpa diolah dengan cara yang baik maka akan menimbulkan reaksi gatal-gatal pada kulit, terutama bagi orang yang alergi.

3. Kerusakan Fungsi Hati

Kerusakan fungsi hati adalah salah satu ancaman mengerikan dari mengonsumsi sapu-sapu yang tak diolah secara tepat. Ini diakibatkan oleh tingginya kandungan tembaga dan kadmium dalam daging sapu-sapu yang dapat melukai dinding hati.

4. Gangguan Ginjal

Selain itu, kandungan kadmium juga berpotensi tinggi untuk merusak ginjal dengan cara menimbulkan iritasi secara perlahan-lahan.

5. Kerusakan Otak

Bahaya sapu-sapu yang terakhir sekaligus yang paling parah ialah dampak kerusakan otak. Bahaya ini akan terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya daging ikan sapu-sapu yang dikonsumsi.

Manfaat Sapu-sapu
1. Sebagai Ikan Hias Unik

Awalnya, sapu-sapu memang diekspor sebagai jenis ikan hias unik untuk dibudidayakan di Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu, justru sapu-sapu dianggap sebagai ikan hias pembawa sial. Padahal, pernyataan tersebut sama sekali tidak tepat.

2. Pembersih Akuarium

Bukti lainnya bahwa sapu-sapu bukan ikan hias pembawa sial adalah manfaatnya ini. Jika dipelihara sebagai ikan hias, maka ikan sapu-sapu akan sekaligus membantu memudahkan pekerjaan membersihkan akuarium.

3. Membantu Proses Detoksifikasi

Apabila sapu-sapu diolah dengan cara yang tepat, ikan yang dianggap ikan hias pembawa sial ini bisa membantu proses detoksifikasi dengan baik, loh.

4. Sumber Makanan Cadangan

Seperti yang telah banyak diketahui, sapu-sapu sering diolah menjadi aneka penganan lezat dari mulai siomay, batagor, hingga bakso.

5. Bahan Makanan Rendah Lemak

Menurut penelitian, kandungan lemak dalam sapu-sapu sangat rendah, yaitu hanya 2,0 per 100 gramnya. Cocok jadi makanan diet!

6. Penghilang Stres

Boleh percaya boleh tidak, namuan ikan yang dianggap ikan hias pembawa sial ini dapat meredakan stress. Konon, setelah mengonsumsi ikan ini tubuh akan kembali fit dan mood kembali membaik.

7. Penambah Stamina

Jika memerlukan penambah stamina alami, maka kamu bisa mencoba mengonsumsi ikan sapu-sapu. Namun, jangan terlalu sering ya!

8. Sumber Vitamin Penting

Meskipun dianggap buruk, tetapi sapu-sapu juga mengandung banyak vitamin seperti omega-3, zat besi, vitamin D, dan vitamin lainnya.

Bolehkan Mengonsumsi Ikan Sapu-sapu?

Pasti banyak pertanyaan selama ini, apakah ikan ini bisa dimakan atau tidak. Nah, ternyata untuk yang berencana untuk mengkonsumsi ikan ini, sebaiknya kalian harus waspada karena menurut penelitian sapu-sapu adalah satu-satunya spesies ikan yang dapat bertahan dalam air yang terkontaminasi sangat berat sekalipun, contoh: sungai yang berwarna hitam seperti oli, dan lain-lain.

Oleh karenanya, setelah diperiksa di laboratorium, ternyata daging sapu-sapu itu banyak mengandung: merkuri, timbal, logam berat, dsb (bahan pencemaran sungai). Ketika ikan-ikan lain sudah mati, sapu-sapu tetap survive, jika sapu-sapu sudah tidak ada, berarti tak ada makhluk hidup lain yang bisa hidup, hal ini jadi barometer tingkat pencemaran sungai. Ternyata sapu-sapu itu boleh dimakan dengan cara dikukus seperti ayam. Tapi apa kalian masih mau makan ketika sudah mengetahui makan yang dikonsumsi oleh ikan ini?

Baca Juga: 10 Resep Ikan Tuna yang Lezat yang Siap Manjakan Lidahmu

Demikianlah sekilas pembahasan mengenai ikan sapu-sapu atau yang dikenal juga dengan ikan pleco. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bersama.