10 Tips Menciptakan Rumah Agar Lebih Sehat untuk Keluarga

Tips Menciptakan Rumah Agar Lebih Sehat untuk Keluarga
Tips Menciptakan Rumah Agar Lebih Sehat untuk Keluarga

Seruni.id – Memiliki rumah atau hunian yang sehat adalah impian hampir setiap orang. Dengan rumah yang sehat, kondisi kesehatan keluarga pun akan terjamin. Bayangkan saja, jika kondisi rumah sangat kotor, udara yang pengap dan penuh barang serta debu. Bukan tidak mungkin penyakit akan mudah menyerang. Ada banyak aspek yang penting untuk dipenuhi demi mewujudkan rumah agar lebih sehat. Bagi kamu yang ingin membereskan rumah akhir pekan ini, cobalah lakukan hal-hal berikut ini:

Tips Menciptakan Rumah Agar Lebih Sehat untuk Keluarga
Tips Menciptakan Rumah Agar Lebih Sehat untuk Keluarga

1. Material Rumah yang Ramah Lingkungan

Tips menciptakan rumah agar lebih sehat yang pertama adalah dengan menghindari penggunaan material rumah yang mengandung zat kimia berbahaya. Seperti misalnya, asbes (plafon) yang digunakan sebagai atap rumah.

Kedua material tersebut diketahui mengandung bahan PVC yang dimana bisa menciptakan suatu gas tertentu. Gas yang dikeluarkan tersebut memungkinkan akan menimbulkan berbagai macam penyakit, baik penyakit ringan pun berat.

Bahkan, salah satu penyakit yang bisa ditimbulkan adalah kanker. Bukan hanya itu saja, terdapat pula beberapa jenis cat dinding yang juga mengandung zat kimia berbahaya, seperti cat sintetik serta thinner. Untuk itu, pada saat akan membangun sebuah bangunan terutama rumah, atau merenovasi, sebaiknya perhatikan kembali kandungan bahan pada material yang akan digunakan.

2. Mengurangi Pengunaan AC

Jika menginginkan rumah agar lebih sehat, maka sebaiknya kurangilah penggunaan AC. Jika AC di rumahmu mampu memberi udara segar ke dalam rumah, mungkin tidak akan menjadi masalah besar. Namun sayangnya, tak semua AC bisa seperti itu. Maka dari itu, lebih baik bukalah jendela serta pintu rumahmu agar udara segar bisa bersirkulasi dengan baik.

3. Cegah Hama Berkembang

Rumah yang sehat tentu harus bisa terbebas dari segala kuman, bakteri dan juga hama. Rayap merupakan salah satu hama yang kerap kali kita temui di dalam rumah. Tak hanya itu, hama juga bisa berupa jamur yang menempel di dinding ataupun serangga yang mengisi sebuah ruangan.

Jika sudah mengalaminya, tentu saja sebagian besar orang akan lebih memilih menggunakan pestisida untuk mengatasinya. Namun, menggunakan pestisida justru akan menyisakan bahan kimia berbahaya yang menempel pada perabotan rumah, loh. Bahkan, sangat memungkinan jika pestisida tersebut masih tercampur dengan udara di dalam rumah.

Nah, akan lebih baik jika tidak memberikan ruang untuk hama semakin berkembang biak sebelumnya. Dengan melakukan hal tersebut, tentunya kita tidak akan menggunakan pestisida kan, untuk mengusie hama yang bersarang di rumah?

4. Meletakkan Tanaman di Dalam Ruangan

Mungkin kita berpikir, bahwa udara di luar rumah lebih berbahaya daripada udara di dalam rumah. Jika kita berpikir seperti ini, tentu salah besar. Ternyata udara di dalam ruangan lebih berbahaya loh daripada udara di luar. Hal tersebut disebabkan karena produk-produk yang kita gunakan.

Seperti pembersih lantai, cat dinding, karpet dan lainnya bisa memancarkan senyawa yang berbahaya. Jadi, untuk menetralisir udara yang berbahaya itu, penting sekali untuk meletakkan tanaman di dalam ruangan. Sebab, menurut sebuah penelitian, tanaman mampu menghilangkan polutan dan racun di udara.

5. Biarkan Cahaya Matahari Masuk ke Rumah

Menciptakan rumah agar lebih sehat salah satunya adalah dengan membiarkan cahaya matahari (terutama pagi hari) masuk ke dalam rumah. Sebab, pencahayaan yang alami sangat mempengaruhi kelembapan di dalam rumah. Dengan banyaknya cahaya matahari yang masuk, nantinya akan membantu mengurangi kelambapan yang berlebihan.

Membiarkan cahaya matahari masuk bisa membantu dalam membunuh kuman dan bakteri yang bersarang di dalam hunian. Namun, kamar tidur yang terlalu lama mendapatkan sinar matahari pun sebetulnya tidak baik untuk kesehatan. Dengan banyaknya sinar matahari yang masuk ke dalam kamar, akan membuat istirahatmu terganggu.

Untuk itu, sebaiknya tetap sesuaikan cahaya yang masuk ke dalam rumah dengan kebutuhan ruangan tersebut. Dan jangan lupa untuk menyediakan lampu yang memiliki cahaya yang tidak terlalu gelap ataupun sebalaiknya di setiap ruangan.

6. Tidak Menggunakan Bak Mandi

Sebaiknya kamu tidak menggunakan bak mandi ketika kamu mandi, gunakanlah shower sebagai penggantinya. Selain akan menghemat air dan listrik, ternyata shower juga lebih sehat dibandingkan dengan bak mandi. Sebab, air dalam bak terbuka bisa menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah.

Sebenarnya, penggunaan bak mandi diperbolehkan kok. Asalkan setelah digunakan bak mandi tersebut ditutup kembali. Tapi, mengingat penggunaan shower lebih hemat, tidak ada salahnya kan menggantinya dengan shower?

7. Bersihkan Kasur Secara Rutin

Kasur merupakan benda yang digunakan setiap hari untuk melepaskan lelah. Ingat gak sih kapan terakhir kali kamu membersihkan kasur? Jika kamu kesulitan untuk menjawabnya, maka segeralah panggil jasa pembersih kasur sekarang juga. Lantaran gisunakan bertahun-tahun, kasur sangat rentan terhadap jamur dan kutu. Maka dari itu, bersihkanlah secara rutin, setiaknya setiap dua minggu sekali. Nah, jangan lupa juga untuk mengganti spreinya seminggu sekali agar kamu terbebas dari gangguan kulit.

8. Pasang Air Purifier

Jika berbicara soal harga, air purifier memang cukup mahal, tapi mesin yang satu ini dinilai sangat efektif untuk membersihkan partikel berbahaya seperti debu, asap, serbuk sari, dan bakteri di udara. Cukup dengan memasang alat ini di dalam ruangan, maka kesehatan penghuni rumah pun menjadi lebih terjaga.

9. Gunakan Produk Pembersih Rumah yang Ramah Lingkungan

Ada banyak solusi pembersih dengan produk berbahan kimia, padahal ada alternatif alami yang bisa kita gunakan. Sehingga kamu dan keluargamu dapat menjaga kebersihan ruangan rumah tanpa memengaruhi udara di rumah dan lingkungan. Maka, hindarilah menggunakan semprotan kimia terlalu banyak. Karena hal ini justru akan mengisi udara dengan racun sintetis yang berbahaya.

Lebih baik, pilihlah untuk mendesinfeksi rumah dengan cuka putih, lemon, maupun baking soda. Dan gunakan pula kulit jeruk serta rempah alami sebagai alternatif penyegar udara kimia.

10. Jangan Merokok di Rumah

Merokok di rumah apalagi di dalam ruangan, merupakan salah satu kebiasaan buruk yang sangat tidak layak untuk dilakukan. Sebab, hal ini justru akan memengaruhi kesehatan keluargamu. Asap rokok yang menyebar di udara sangat penuh dengan racun, yang akan menganggu kesehatan pernapasan setiap penghirupnya.

Komponen kimianya kerap kali menempel di kamar, bahkan kamu bisa menghirupnya dengan bau asap yang menempel. Maka dari itu, sebisa mungkin hindari merokok, karena merokok sangat tidak baik untuk kesehatan. Carilah dukungan dan solusi agar bisa berhenti merokok. Jika memang memutuskan untuk tetap merokok, maka lakukanlah di luar rumah.

Yuk terapkan tips-tips di atas agar rumah kita menjadi lebih nyaman, asri, dan sehat tentunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.