Hari Pers Nasional 2021 dan Sejarahnya

  • Bagikan
Hari Pers Nasional 2021 dan Sejarahnya
merdeka.com

Seruni.id – Hari Pers Nasional, diperingati pada tanggal 9 Februari setiap tahunnya. Pers memang perlu mendapatkan apresiasi terhadap apa yang dilakukan, terlebih perannya yang sangat penting dalam berbagi informasi kepada masyarakat.

Hari Pers Nasional 2021 dan Sejarahnya
reksadanacommunity.com

Untuk itu, tak ada salahnya kita melihat sejarah Hari Pers Nasional 2021. Namun, sebelum membahas lebih jauh mengenai Hari Pers Nasional, berikut Seruni juga akan memberikan penjelasan singkat tentang apa itu pers. Yuk, disimak sebaik-baiknya, jangan sampai ada yang terlewat.

Pengertian Pers

Pers adalah sebuah istilah yang berasal dari bahsa Belanda, yang dalam bahasa Inggris berarti press. Secara harfiah, pers memiliki arti cetak, sedangkan secara maknawiah pers berarti penyiaran secara tercetak atau publikasi secara dicetak (Printed Publication).

Pers sendiri memiliki dua pengertian, yakni pers dalam pengertian luas dan sempit. Dalam pengertian luas, pers mencakup semua media komunikasi massa, seperti radio, televisi, dan film yang berfungsi memancarkan atau menyebarkan informasi, berita, gagasan, pikiran, atau perasaan seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain. Maka dikenal dengan adanya istilah jurnalistik radio, jurnalistik televisi, serta jurnalistik pers.

Sementara pers dalam pengertian sempit, hanya digolongkan produk-produk penerbitan yang melalui proses percetakan, yang mencakup surat kabar harian, majalah mingguan, majalah setengah bulanan, dan sebagiannya yang dikenal sebagai media cetak.

Umumnya, pers memiliki dua sisi kedudukan, yang di antaranya merupakan medium komunikasi tertua di dunia dan juga sebagai lembaga masyarakat, atau institusi sosial yang merupakan bagian integral dari masyarakat. Namun, pers juga bukan unsur asing dan terpisah daripadanya. Sebagai bagian dari lembaga masyarakat, oleh karena itu pers mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lembaga-lembaga masyarakat lainnya.

Pers adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan media dan masyarakat luas. Kegiatan tersebut mengacu pada kegiatan jurnalistik yang sifatnnya mencari, menggali, mengumpulkan, mengolah materi, serta menerbitkan berdasarkan sumber-sumber terpercaya.

Pengertian Pers Menurut Para Ahli

Oemar Seno Adji

Oemar Seno Adji merupakan salah seorang pakar komunikasi yang memberikan pengertian mengenai pers. Menurutnya, pengertian pers terbagi menjadi dua, yakni pers dalam arti luas dan sempit. Pers dalam arti luas adalah memasukkannya di dalamnya sebuah media massa communication yang memencarkan suatu pikiran dan perasaan orang, dengan kata yang tertulis pun secara lisan. Sementara itu, pengertian pers dalam arti sempit adalah penyiaran-penyiaran pikiran, gagasa, dan berita-berita dengan kata bertulis.

Gamle

Pers menurut Gamle adalah bagian dari komunikasi antara manusia satu dan yang lainnya (Human Communication). Dengan kata lain, media adalah suatu saluran ataupun sarana di dalam memperluas dan memperjauh jangkauan proses penyampaian suatu pesan antar manusia.

Weiner

Sedangkan menurut Weiner, pers adalah wartawan cetak atau media cetak publistas atau juga peliputan berita, dan juga media mesin cetak.

Fungsi Pers

Pers memiliki peranan penting, baik di Indonesia dan dunia. Adapun fungsinya yakni sebagai berikut:

Pers Secara Umum

  • Untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas
  • Memberikan suatu kontrol pada masyarakat
  • Sebagai sarana suara masyarakat
  • Memberikan suatu hiburan pada masyarakat
  • Menambah wawasan masyarakat

Pers di Indonesia

  • Media atau saluran informasi untuk masyarakat
  • Sebuah media bagi opini dan debat publik
  • Saluran investigasi terhadap suatu masalah publik
  • Saluran pembelajaran
  • Media atau saluran publik kepada masyarakat dan program pemerintah
  • Sebagai sarana memajukan kesejahteraan bangsa

Pers Sebagai Media Intertaiment

Dalam media intertaiment, pers memiliki peranan tersendiri, yakni sebagai sebuah wadah hiburan dengan melalui berbagai macam seputar aktivitas dari artis, selebritis, dan hal-hal menarik lainnya.

Pers Sebagai Media Kontrol Sosial

Fungsi pers sebagai media kontrol sosial adalah untuk memaparkan suatu peristiwa yang buruk, atau keadaan-keadaan yang melanggar hukum, agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali.

Pers Sebagai Media Informasi

Dalam media informasi, pers juga memiliki peranan yang penting, yakni memberikan dan menyebarluaskan hal-hal yang perlu kita ketahui, yakni suatu informasi.

Pers Sebagai Media Pendidikan

Fungsi pers dalam media pendidikan ialah pers didalam melakukan penyebarluasan informasi yang mendidik dengan bentuk tulisan-tulisan atau juga pemberitaan yang mengandung suatu pengetahuan.

Pers Sebagai Lembaga Ekonomi

Fungsi pers sebagai lembaga ekonomi ialah pers merupakan suatu perusahaan yang bergerak di dalam bidang penerbitan yang menyajikan suatu berita dengan bernilai jual tinggi serta juga melakukan periklanan yang menambah keuntungan pada pers.

Sejarah Terbentuknya Hari Pers Nasional

Awalnya, Hari Pers Nasional atau disingkat HPN diselenggarakan untuk merayakan hari jadi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Hal ini sebagaimana didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 pada tahun 1985. Keputusan Presiden Soeharto pada tanggal 23 Januari ini menyatakan, bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan serta peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila.

Kemudian, dewan pers turut menetapkan Hari Pers Nasional untuk dilakukan setiap tahunnya secara bergaitan di tiap ibu kota provinsi Indonesia. Biasanya, Hari Pers Nasional ini diperingati secara bersamaan antara pers, masyarakat, dan pemerintahan. Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, Hari Pers Nasional ini awalnya ditetapkan sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 yang telah digodok, sebagai salah satu butir keputusan kongres ke-28 PWI yang diselenggarakan di Padang, Sumatera Barat, tahun 1978.

Kesepakatan tersebut sudah sesuai dengan apa yang diatur oleh masyarakat, yaitu menetapkan 1 hari khusus untuk memperingati peran dari keberadaan pers nasional. Dan pada sidang ke-21 dewan pers di Bandung pada 19 Februari, akhirnya disetujui oleh Dewan Pers dan disampaikan langsung kepada pemerintah sekaligus menetapkan penyelenggaraan Hari Pers Nasional.

Mengapa Memilih Tanggal 9 Februari Sebagai Hari Pers Nasional?

Ada banyak pertanyaan yang mungkin terbesit dalam pikiran, salah satunya, mengapa menetapkan tanggal 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional? Seperti yang sudah Seruni jelaskan sebelumnya, peringatan Hari Pers Nasional berkaitan dengan PWI. Sebab, pada 9 Februari bertepatan dengan hari jadi PWI yang sudah terbentuk sejak 1946 silam.

Pengaruh Negara Jepang

Jika berbicara lebih jauh tentang Hari Pers Nasional ini, sebenarnya tak lepas dari pengaruh negara Jepang, di mana negara tersebut pernah menjajah Indonesia pada tahun 1942 hingga 1945 (versi Indonesia). Saat itu, surat kabar yang beredar pada zaman penjajahan Belanda dilarang keras beredar oleh Jepang.

Selain itu, Jepang memberlakukan izin penerbiatan pers dan memaksa semua surat kabar Indonesia untuk bergabung menjadi satu. Hal tersebut mempengaruhi proses perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun, tidak pernah putus asa, hingga akhirnnya Indonesia meraih kemerdekaan RI tahun 1945.

Baca Juga: Pesan Tuan Guru Bajang kepada Jurnalis Muslim

Itulah sejarah singkat mengenai Hari Pers Nasional, yang kita peringati setiap tahunnnya, agar kita selalu mengingat perjuangan para wartawan dan pers sejak dahulu kala demi memerdekakan pers di Indonesia. Hari Pers Nasional 2021 rencananya akan digelar secara virtual dari Istana Merdeka pada 9 Februari mendatang. Adapun tema Hari Pers Nasional 2021 ini yaitu “Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi, Pers sebagai Akselerator Perubahan”.

  • Bagikan
seruni.id