Mengenal Ramsay Hunt Syndrome Penyakit yang Diidap Justin Bieber

  • Bagikan
Mengenal Ramsay Hunt Syndrome Penyakit yang Diidap Justin Bieber
inilah.com

Seruni.id – Penyanyi asal Kanada, Justin Bieber, diketahui tengah mengidap sebuah penyakit yang bernama Ramsay Hunt Syndrome (RHS). Kondisi tersebut menyebabkan separuh wajahnya mengalami kelumpuhan. Akibat penyakit tersebut, ia terpaksa harus membatalkan konsernya. Sebenarnya apa itu Ramsay Hunt Syndrome? Apakah sama dengan stroke?

Mengenal Ramsay Hunt Syndrome Penyakit yang Diidap Justin Bieber
prsoloraya.pikiran-rakyat.com

Berbeda dengan Stroke

Melansir dari laman Kumparan, seorang spesialis saraf National Hospital Surabaya, dr. Bambang Kusnardi, Sp.s, mengatakan bahwa Ramsay Hunt Syndrome tidaklah sama dengan stroke.

“Perbedaan Ramsay Hunt Syndrome dan stroke sangat jauh berbeda sekali. Stroke bisa mengenai satu sisi tubuh bukan hanya wajah. Dari sisi penyebab, gejala dan pengobatan juga sangat berbeda,” ujarnya.

RHS disebabkan oleh virus varisela-zoster, virus yang menyebabkan cacar air. Setelah cacar tersebut sembuh, virus akan berdiam dan tidak aktif di dalam saraf. Namun, bertahun-tahun kemudian, virus akan aktif kembali. Jika virus tersebut aktif dan menginfeksi saraf wajah, maka seseorang berisiko mengidap RHS. Untuk terhindari dari penyakit tersebut, maka seseorang harus melakukan vaksin herpes zoster.

“Sesuai ketetapan dalam Permenkes No. 12 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan Imunisasi, vaksin varisela dianjurkan untuk diberikan pada anak usia masuk sekolah (5 tahun). Apabila usia anak lebih dari 13 tahun, maka vaksin bisa diberikan dua kali dengan selang waktu 4 minggu,” jelasnya.

 

Bagaimanakah Gejala yang Ditimbulkan?

Ramsay Hunt Syndrome memiliki gejala seperti ruam merah yang melepuh dan berisi cairan. Biasanya, ruam tersebut akan muncul di gendang telinga, saluran telinga eksternal, bagian luar telinga, atap dari mulut (langit-langit) atau lidah.

Selain ruam kemerahan yang menyakitkan, gjala lainnya yang ditimbulkan yakni bisa berupa kelumpuhan pada sisi yang sama, seperti telinga yang terinfeksi. Bahkan, penderita akan kesulitan menutup mata, mengalami sakit telinga hingga pendengaran berkurang dan dering di telinga (tinnitus). Adapun gejala lain yang umum terjadi adalah merasakan sensasi berputar atau bergerak (vertigo) dan perubahan dalam persepsi rasa.

Jadi, bisa dipahami bahwa RHS dan stroke adalah dua hal yang berbeda. Sebab, stroke disebabkan oleh arteri yang tersumbat (stroke iskemik) atau kebocoran pembuluh darah (stroke hemoragik). Selain itu, beberapa orang mungkin hanya mengalami ganggan sementara aliran darah ke otak, yang dikenal sebagai stroke ringan. Lumpuh akibat stroke bisa terjadi di wajah, kaki, kepala, atau bagian yang lain.

Baca Juga: Sering Begadang, Wanita 21 Tahun Ceritakan Pengalaman Terserang Stroke Hingga Koma

Demikianlah penjelasan Seruni mengenai Ramsay Hunt Syndrome yang saat ini tengah dialami oleh Justin Bieber. Semoga kita terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya, ya.

  • Bagikan