Sehat  

5 Benda yang Bisa Mencegah Kanker Kulit

5 Benda yang Bisa Mencegah Kanker Kulit
m.medcom.id

Seruni.id – Kanker kulit diduga kuat disebabkan oleh paparan sinar ultaviolet dari matahari. Sinar UV ini dapat menyebabkan rusaknya sel pada jaringan kulit, hingga menimbulkan kanker. Meski sebenarnya hal ini tidak dapat dicegah 100 persen, namun kita tetap bisa melakukan langkah-langkah untuk meminimalisir risikonya. Di antaranya, kamu bisa mengandalkan benda-benda yang hampir semuanya tersedia di rumah. Apa saja?

1. Kacamata Hitam

5 Benda yang Bisa Mencegah Kanker Kulit
liputan6.com

Kacamata hitam ternyata bukan hanya sekadar pelengkap penampilanmu saja, loh. Nyatanya, benda ini juga dapat melindungi mata dari paparan sinar UV. Sebab, jika mata terus-menerus terpapar sinar UV, nantinya akan berdampak serius. Seperti katarak, degenerasi macula, luka bakar pada mata (fotokeratitis), melanoma okular (kanker langka yang berkembang di sel mata dan menghasilkan pigmen melanin berwarna gelap), serta kanker kelopak mata.

Perlu sama-sama kita ketahui, bahwa tidak adanya perlindungan sinar UV di area mata akan menyebabkan kanker kulit. Menurut keterangan dari laman Columbia University Department of Ophtalmology, AS, studi telah menunjukkan bahwa 5-10 persen kanker kulit muncul di area mata. Kacamata yang digunakan tidak bisa sembarangan, ya. Sangat disarankan untuk menggunakan kacamata hitam dengan lensa polarized dan memiliki perlindungan terhadap UV yang mumpuni.

2. Pakaian

5 Benda yang Bisa Mencegah Kanker Kulit
lifestyle.kompas.com

Pakaian juga menjadi benda penting untuk mencegah kanker kulit, loh. Apalagi, bagi kamu yang lebih banyak beraktivitas di luar rumah tepat di bawah pancaran sinar matahari. Sebaiknya gunakan pakaian yang menutupi lengan dan kaki. Misalnya pakaian lengan panjang, celana panjang, atau rok panjang. Menurut keterangan dari UCSF Health, mengenakan pakaian tertutup dari jam 10 pagi sampai jam 3 sore akan membantu melindungi kulitmu dari paparan sinar UV yang berlebihan dan meminimalkan kerusakan akibat paparan sinar tersebut.

Bukan hanya itu, kamu disarankan untuk mengenakan pakaian berbahan katun, karena bahan tersebut dapat memberikan perlindungan yang lebih baik dibanding bahan lainnya. Selain bahan, warna pakaian juga sangat berpengaruh. Warna gelap atau cerah, termasuk merah, hitam, dan biru tua, menyerap lebih banyak sinar UV daripada warna yang lebih terang seperti putih dan pastel. Misalnya, kaos katun putih sehari-hari memiliki ultraviolet protection factor (UPF) hanya sekitar 5. Sederhananya, makin intens warna pakaian (gelap atau cerah), maka makin baik perlindungan yang diberikan.

3. Payung

5 Benda yang Bisa Mencegah Kanker Kulit
pixels.com

Payung tak hanya digunakan untuk melindungi diri saat hujan saja. Tapi juga bisa digunakan ketika matahari sedang terik, demi melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Dalam memilih payung untuk dipakai saat beraktivitas di bawah terik matahari, perhatikan ukuran payung (lebih besar lebih baik) dan pastikan payung dilengkapi UPF minimal 30.

4. Topi

5 Benda yang Bisa Mencegah Kanker Kulit
galerikonveksi51.com

Jika terlalu repot menggunakan payung, kamu bisa kok menggunakan topi sebagai penggantinya. Topi yang disarankan adalah topi yang lebar, ya. Sehingga leher dan telinga turut terlindungi. Kamu wajib banget menghindari topi berbahan jerami, karena bahan tersebut tidak bisa memberikan perlindungan yang maksimal. Ini karena topi jerami cenderung tidak rapat atau berlubang. Sebaiknya pilih topi berbahan kanvas atau bahan yang ditenun untuk perlindungan yang lebih baik.

5. Tabir Surya

5 Benda yang Bisa Mencegah Kanker Kulit
cnnindonesia.com

Tanpa tabir surya atau sunscreen, keempat benda di atas tidak akan memberikan perlindungan yang cukup terhadap dampak buruk dari sinar UV. Ada studi yang menyebut, bahwa pemakaian sunscreen mampu menurunkan risiko kanker kulit tipe karsinoma sel skuamosa (squamous cell carcinoma atau SCC). Akan tetapi, efeknya untuk kanker kulit melanoma belum benar-benar jelas.

Menurut Skin Cancer Foundation, penggunaan rutin sunscreen SPF 15 setiap hari mampu menurunkan risiko kanker kulit karsinoma sel skuamosa sebanyak 40 persen dan 50 persen pada kanker kulit melanoma. Meski belum ada bukti ilmiah yang benar-benar jelas, namun sunscreen saangat berguna dalam mengurangi risiko kanker. Bukti sugestif sudah banyak dan telah diketahui bahwa mengaplikasikan sunscreen bisa mencegah kulit terbakar, yang mana itu adalah salah satu pemicu utama kanker kulit.

Berdasarkan keterangan dari CDC, sebaiknya pilihlah sunscreen dengan kandungan SPF minimal 15. Semakin tinggi justru akan semakin baik. Dan aplikasikan 30 menit sebelum pebergian, meski sedang musim hujan sekalipun. Selain itu, rutin aplikasikan ulang sunscreen tiap 2-3 jam sekali, apalagi bila kamu terpapar sinar matahari lebih dari 2 jam dan setelah berenang, banyak berkeringat, atau menggunakan handuk untuk menyeka kulit.

Jangan lupa selalu cek tanggal kedaluwarsa sunscreen tersebut, ya. Namun, jika tidak ada, biasanya usia produk tak lebih dari tiga tahun atau lebih pendek jika sudah terpapar suhu tinggi. Pakai juga kosmetik pendukung, misalnya pelembap atau lip balm, yang mengandung bahan pelindung sinar matahari.
Periksakan kondisi kulit secara rutin

Tujuannya adalah untuk skrining kanker kulit. Kamu disarankan untuk memeriksakan kulit ke dokter spesialis kulit dan kelamin atau dermatolog. Mereka bisa membantu memeriksa area kulit yang tak bisa dengan mudah kamu lihat. Mereka juga dapat mengevaluasi tahi lalat atau pertumbuhan kulit lainnya yang dicurigai sebagai kanker. Bila memang ada kecurigaan kanker, tahi lalat atau kulit tumbuh tersebut bisa segera dibuang dan mencegahnya menyebar ke area lain di tubuh.

Baca Juga: 6 Cara Mengencangkan Kulit Wajah Secara Alami

Jadi, mulai saat ini, sediakan selalu benda-benda di atas demi menjaga kesehatan kulitmu, ya. Optimalkan dengan penggunaan suncsreen, khususnya pada area tubuh yang tak tertutup pakaian, topi, kacamata, payung. Meski benda di atas tampak remeh, tapi bisa menurunkan risiko terjadinya kanker kulit.