7 Makanan Enak yang Justru Dianggap Sebagai Pemicu Kanker

Sumber Gambar: groupon.com

Seruni.id – Kanker adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh perubahan sifat genetik dalam sel tubuh. Faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya perubahan ini adalah gaya hidup tidak sehat, seperti kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak pun instan. Bahkan, menurut beberapa penelitian menyatakan jika makanan dan minuman enak, justru bisa menjadi pemicu kanker. Namun, apa saja makanan dan minuman yang dimaksud?

Daging Merah

Sumber Gambar: popsugar.com

Daging merah yang biasa dikonsumsi adalah sapi dan kambing, ya? Tapi tahukah kamu jika sebenarnya daging tersebut memiliki jumlah lemak jenuh dan kolesterol tinggi? Maka, mengonsumsinya terlalu banyak bisa meningkatkan risiko pemicu kanker usus, kanker pankreas, dan kanker prostat. Namun, kamu tetap bisa mengonsumsinya dengan cara dikukus atau direbus kok. Tentunya dengan batas yakni hanya 70 gram.

Granola

Sumber Gambar: skinnyms.com

Saat granola diolah menjadi sereal, maka kandungan gizinya pun akan hilang, termasuk seratnya. Jadi, kamu harus lebih hati-hati terhadap kandungan granola yang kamu beli. Karena, banyak granola yang dijual di pasaran justru mengandung sirup jagung atau gula.

Nanti, bukannya lebih sehat, kamu justru akan menumpuk gula dan kalori kosong, karena indeks glikmiknya yang tinggi. Kebiasaan mengonsumsi ini juga bisa meningkatkan gula darah serta menjadi pemicu kanker payudara, lho.

Kalaupun kamu tetap ingin menyantapnya, coba buat sendiri dengan gluten gandum deh. Sementara untuk pemanis, kamu bisa memadukannya dengan madu atau sirup maple murni.

Makanan atau Minuman Instan

Sumber Gambar: barrons.com

Tahukah kamu jika tidak semua produsen makanan dan minuman instan menghasilkan produk yang aman untuk dikonsumsi setiap hari? Sebab, beberapa penelitian menemukan bahwa sebagian kemasan makanan ringan justru sudah mengandung bahan yang berpotensi menejadi pemicu kanker, yakni akrilamida.

Selain itu, makanan atau minuman instan juga memiliki potensi menyebabkan kanker, karena adanya tambahan bahan lain. Maka, perhatikan dengan baik apa saja bahan yang tertera pada kemasan, ya.

Dan sebaiknya hindari jika di sana terdapat pemanis buatan, bahan pengawet, dan sodium nitrit. Karena ketiga bahan tersebut bisa memicu kanker, terutama jika dikonsumsi secara intens.

Minyak Sayur

Sumber Gambar: fujioil.co.jp

Makanan yang dimasak menggunakan minyak sayur, seperti minyak jagung, akan menghilangkan zat omega-6 hingga omega-3 dari makanan tersebut. Pelepasan konsentrasi tinggi zat kimia ini dikenal dengan aldehida. Dan bisa menyebabkan berbagai penyakit, termasuk kanker, penyakit jantung, hingga demensia.

Seorang profesor kimia bioanalitik dan patologi kimia, Martin Grootveld, mengatakan penelitiannya menunjukkan makanan yang digoreng dengan minyak sayur, mengandung sebanyak 100 sampai 200 kali aldehid beracun. Hal ini diungkap berdasarkan batas harian aman yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia.

Baca Juga: 6 Hal yang Harus Dilakukan Orangtua Jika Anak Mengidap Kanker

Popcorn

Sumber Gambar: soscuisine.com

Popcorn yang diolah menggunakan microwave, bisa mengandung bahan kimia pemicu kanker, lho. Mengapa demikian? Karena Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat, mendapatkan bahwa asam perfluorooctanoic di dalam popcorn bersifat karsinogenik. Dan menurut Breast Cancer Charities, senyawa dalam makanan olahan jagung ini juga bisa menyebabkan tumor.

Sayur dalam Kaleng

Sumber Gambar: sumber.com

Dilansir oleh The Truth About Cancer, makanan kaleng mengandung senyawa bisphenol-A (BPA) yang bisa mengembangkan sel kanker. Sebuah penelitian juga menunjukkan BPA dapat mengubah sel otak pada tikus.

Maka, dianjurkan untuk kamu menghindari makanan kalengan, meskipun itu berupa sayuran yang terlihat sehat. Karena menurut penelitian dari Harvard School of Public Health, mengonsumsi makanan kalengan dalam jangka panjang, bisa menjadi risiko untuk seseorang terserang penyakit diabetes, serangan jantung, impotensi, dan lain sebagainya.

Sushi

Sumber Gambar: tripadvisor.in

Dan yang terakhir adalah mengonsumsi ikan secara mentah seperti sushi. Karena kebiasaan ini bisa menjadi bumerang untuk kamu, lho. Ikan mentah berisiko atas masuknya nematoda (cacing) ke dalam tubuh.

Cacing ini bisa memengaruhi saluran pencernaan kamu. Selain itu, salmon atau tuna juga mengandung merkuri yang cukup tinggi. Kandungan merkuri itulah yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.