Mengapa Stres Dapat Memicu Keinginan Buang Air Besar?

  • Bagikan
Mengapa Stres Dapat Memicu Keinginan Buang Air Besar?
medcom.com

Seruni.id – Kenapa sih stres dapat memicu keinginan buang air besar? Apakah kamu sering merasakan hal ini? Cari jawabannya pada ulasan di bawah ini, yuk!

Mengapa Stres Dapat Memicu Keinginan Buang Air Besar?
klikdokter.com

Sebagian orang mungkin pernah merasakan perasaan tak nyaman di perut, yang berujung pada keinginan buang air besar, ketika sedang stres atau cemas melanda. Kedua hal tersebut, pada dasarnya merupakan pemicu munculnya pergerakan usus yang tiba-tiba tak nyaman atau sering disebut sebagai perasaan nervous poop serta diare. Parahnya, kondisi tersebut dapat berujung pada mual dan muntah.

Mengapa Hal ini Bisa Terjadi?

Sebab, saat mengalami stres atau cemas berlebihan, otomatis membuat sistem saraf simpatik mengaktifkan dan memerintahkan tubuh untuk melepaskan hormon, seperti adrenalin, koristol, dan serotonin. Menurut ahli Gastrorenterologi yang berbasis di New York, Samantha Nazareth, hormon-hormon itu tidak bertindak layaknya ‘pembawa pesan kecil’ di tubuh untuk menyampaikan infomasi kepada organ.

“Hormon stres dan aktivasi saraf vagal menyebabkan otot-otot dalam sistem GI berkontraksi, menyebabkan diare atau dorongan untuk buang air besar,” kata psikolog berlisensi dan spesialis nutrisi bersertifikat, Nicole Beurkens.

Perlahan-lahan, stres dapat menyebabkan tingkat bakteri usus, yakni mikrobioma usus, menjadi tidak seimbang. Kondisi ini yang menyebabkan perubahan fungsi neurotransmitter, sehingga terjadilah peningaktan stres dan kecemasan di otak.

Cara Mengatasi

Namun, kamu tidak perlu khawatir, ya. Karena ada beberapa cara mencegah buang air besar yang diakibatkan oleh stres dan cemas berlebihan. Berikut strategi dari para ahli untuk membantu meredakan buang air besar:

1. Bernapas Dlam-dalam

Memperlambat laju pernapasan dapat membantu mengaktifkan sistem saraf parasimpatis untuk mengatur respons simpatik. Ketika merasa tingkat stres sedang tinggi, maka cobalah mengelolanya dengan baik. Jika tidak suka berdiam diri, cobalah lakukan meditasi atau berjalan untuk membantu mengurangi stres.

2. Sesuaikan Pola Makan

Sebelum kamu menghadiri acara yang dapat membuatmu nervous atau stres, maka hindarilah makanan yang dapat memicu buang air besar. Mulai dari susu, makanan pedas, makanan berlemak, serta kopi. Karena sejumlah makanan tersebut dapat menyebabkan rangsangan pada saluran pencernaan. Makanlah lebih sedikit, tapi sering untuk mencegah stimulasi berlebihan dan menjaga gangguan pencernaan semaksimal mungkin.

3. Siapkan Pappermint

Teh pappermint, minyak, maupun permen yang mengandung pappermint alami dapat menangkal tekanan GI terkait stres. Jadi, jangan lupa untuk selalu menyiapkannya, ya.

4. Berkumur

Berkumur dengan air kurang lebih 177 ml sampai 2036 ml sebanyak satu sampai dua kali per hari, adalah cara tempat untuk mengencangkan saraf vagus dan membuatnya lebih reponsif. Ini adalah strategi lama yang sangat berguna. Jika kamu tidak menyukai berkumur, maka pilihan lain yang bisa kamu lakukan adalah bersenandung atau melantunkan nyanyian dengan keras.

Baca Juga: Sering Sakit Perut di Bagian Kiri Bawah? Waspadai 7 Penyakit ini!

Jadi, kamu sudah tahu kan kenapa stres dapat mimicu keinginan buang air besar?

  • Bagikan
seruni.id