Widy Vierra Menangis Ceritakan Pengalamannya Menjadi Korban Pelecehan

  • Bagikan
Widy Vierra Menangis Ceritakan Pengalamannya Menjadi Korban Pelecehan
suara.com

Seruni.id – Pelecehan seksual bisa terjadi di mana pun dan kapan pun. Bahkan, siapa saja bisa menjadi korbannya. Baru-baru ini, Widy Vierra, melalui podcastnya bersama Deddy Corbuzier, menceritakan bahwa dirinya pernah menjadi korban pelecehan.

Kejadian pilu yang menimpa dirinya beberapa tahun silam, hingga kini masih menjadi trauma yang mendalam. Penyanyi dengan nama asli Widy Soediro Nichlany itu mengisahkan bahwa pelecehan terjadi di wilayah Jakara Selatan.

Kala itu, Widy Vierra, baru selesai bermain basket dan bertemu sang kekasih. Namun, karena hubungan mereka sedang kurang harmonis, sehingga ia memilih untuk pulang sendiri ke rumah.

Diculik dan Dilecehkan

Karena situasi jalan tergolong aman, sehingga tanpa pikir panjang, ia memutuskan untuk pulang dengan berjalan kaki. Namun siapa sangka, tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti di dekatnya dengan beberapa orang di dalamnya.

Orang-orang yang diketahui sedang dalam keadaan mabuk itu pun keluar, dan lantas menarik Widy Vierra untuk masuk ke mobil tersebut.

“Jadi ada orang yang pick up (menculik) gitu, gak tahu gue siapa intinya, dan terus mereka juga lagi mabuk, kan. Daerahnya memang daerah orang party, kan.” kata Widy.

Di dalam mobil, Widy berusaha menghubungi sang kekasih, tapi tidak berhasil. Dalam keadaan panik, ia mencooba menjelaskan kepada para penculik bahwa dirinya adalah penyanyi Widy Vierra. Mereka sempat tidak mempercayai hingga melakukan sejumlah tindakan pelecehan.

Setelah berkali-kali diyakinkan, akhirnya mereka meminta Widy Vierra untuk menunjukkan tato yang berada di salah satu tangannya. Hal tersebut dilakukan untuk membuktikan bahwa perempuan yang mereka culik adalah Widy Vierra.

“Orangnya tahu kalau Widy punya tato nih. Ya udah gue tunjukin tato gue kan. Oke ternyata Widy Vierra kan,” ungkap Widy.

Pelaku Minta Maaf

Namun sayang, setelah tahu jika yang mereka culik adalah Widy Vierra, mereka tidak langsung membebaskannya. Mereka justru berdiskusi sejenak sebelum akhirnya meminta maaf atas perilaku mereka tanpa menjelaskan alasan melakukan penculikan.

“Mereka minta maaf dan bilang tidak tahu, dan mereka bilang kalau bukan orang jahat,” jelasnya.

Akhirnya Widy pun diturunkan dari mobil dan melaporkan kejadian ini ke pacarnya dan Kevin Aprilio, rekan satu band-nya. Kejadian itu awalnya tidak diketahui oleh orang-orang. Namun, Kevin, yang sudah emosi dengan apa yang dialami Widy, akhirnya menulis di akun Twitter terkait kasus tersebut.

“Viral-nya Kevin nge-tweet dan ternyata viral-nya di situ,” ucapnya.

Dari kejadian itu, Widy sempat berpikir bagaimana kalau perempuan yang diculik bukan dirinya. Mungkin saja perempuan itu diculik dalam waktu yang lama dan mungkin saja mengalami beragam tindak kekerasan yang lebih parah.

“Coba orangnya bukan gue. Pasti lanjut diangkut dong. Lanjut diapa-apain di dalam mobil itu,” tuturnya.

Bukan hanya itu, pada Mei 2021 lalu, Widy kembali menjadi sasaran empuk pelecehan seksual yang terjadi di lapangan tembak, tempat di mana dirinya berlatih.

Ia dilecehkan oleh oknum berpangkat dan sempat speak up di media sosial. Namun, perlahan-lahan kabar tersebut mehilang. Baru dia kini kembali bernai mengungkapkan pengalamannya itu dibantu sahabatnya Cinta Laura.

Baca Juga: Ini yang Harus Dilakukan Ketika Teman Menjadi Korban Pelecehan!

  • Bagikan